Beredar Kabar Reshuffle Hari Ini, Begini Faktanya
Isu perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih kembali mencuat. Presiden Prabowo Subianto dikabarkan melakukan reshuffle dalam waktu dekat. Isu perombakan atau... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 28/01/26 12:33 116923
JAKARTA - Isu perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih kembali mencuat. Presiden Prabowo Subianto dikabarkan melakukan reshuffle dalam waktu dekat.Isu tersebut mencuat setelah Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono ditetapkan DPR sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Kursi Wamenkeu yang ditinggalkan Thomas diisukan akan diisi oleh mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Juda Agung.
Beberapa nama yang diisukan masuk daftar reshuffle kali ini antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono, hingga Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.
Sekretaris Jenderal Partai Golkar M. Sarmuji merespons soal kabar yang beredar tentang adanya rencana perombakan atau reshuffle kabinet yang akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada hari ini, Rabu (28/1/2026).
"Maaf kami belum dengar kabar resmi tentang reshuffle," kata Sarmuji saat dikonfirmasi SindoNews.
Dalam kabar tersebut, Prabowo dikabarkan akan melakukan perombakan di sejumlah pos Kementerian. Beberapa pos kementerian yang turut dirombak merupakan pos yang diisi oleh menteri dari kader partai Golkar.
Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR ini juga menegaskan bahwa belum ada pembahasan di internal mengenai reshuffle kabinet tersebut. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden.
"Prinsipnya itu kan kewenangan Presiden," ujarnya.
Sebelumnya, ada momen menarik yang terjadi dalam rapat kerja (Raker) Komisi I DPR RI bersama Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto pada Senin (26/1/2026). Ketua Komisi I DPR Utut Adianto sempat menyebut salah seorang pimpinan Komisi I DPR sebentar lagi akan menduduki jabatan di eksekutif.
Momen itu terjadi ketika Utut membuka rapat. "Mohon izin di depan ada Pak Menhan, Panglima dan Kepala BIN yang hadir, itu menjadi daya tarik luar biasa. Kalau katanya orang sebelah kanan saya, yang dugaan saya sebentar lagi akan di eksekutif," kata Utut saat membuka rapat di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen.
Berdasarkan pantauan dari dalam ruang rapat, terlihat seluruh pimpinan Komisi I DPR hadir. Sementara, merujuk pernyataan Utut, yang berada di sebelah kanan-nya, adalah Budisatrio Djiwandono.
Soal ucapan Utut ini selaras dengan isu perombakan kabinet atau reshuffle kabinet yang akan dilakukan dalam waktu dekat.
Sementara itu, di tengah isu reshuffle kabinet, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Kepresidenan Jakarta pada hari ini, Rabu (28/1/2026). Berdasarkan informasi yang beredar, pelantikan diagendakan pukul 15.00 WIB.
Semula, agenda pelantikan dijadwalkan pukul 14.00 WIB. Namun, mundur satu jam menjadi pukul 15.00 WIB.
Diketahui, Calon Dewan Energi Nasional periode 2026-2030 sebelumnya telah disetuju DPR pada rapat paripurna, Selasa (25/11/2025). Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.
Mulanya, Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya melaporkan hasil fit and proper test terhadap calon anggota DEN dari pemangku kepentingan. Ada 16 calon nama yang diajukan untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan.
"Komisi XII DPR RI melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan fit and proper test terhadap calon anggota Dewan Energi Nasional dari pemangku kepentingan periode 2026-2030 pada tanggal 20 November 2025," katanya.
Uji kelayakan tersebut dilakukan secara terbuka. Hasilnya, 8 nama disepakati menjadi anggota DEN dari pemangku kepentingan.
Berdasarkan hasil uji kelayakan dan kepatutan fit and proper test yang dilakukan oleh Komisi XII DPR RI pada Kamis tanggal 20 November 2025 melalui mekanisme musyawarah mufakat disepakati penetapan 8 anggota calon anggota Dewan Energi Nasional atau DEN dari pemangku kepentingan periode 2026-2030," kata Bambang.
Kemudian, Dasco menanyakan persetujuan para anggota dewan yang hadir terhadap kedelapan calon anggota DEN tersebut dapat disetujui.
“Apakah laporan Komisi XII atas uji kekayakan fit and proper test anggota Dewan Energi Nasional dari pemangku kepentingan dapat disetujui?" tanya Dasco, yang disetujui seluruh anggota.
Berikut daftar calon anggota Dewan Energi Nasional (DEN) dari pemangku kepentingan:
1. Johni Jonatan Numberi
2. Mohamad Fadhil Hasan
3. Satya Widya Yudha
4. Sripeni Inten Cahyani
5. Unggul Priyanto
6. Saleh Abdurrahman
7. Muhammad Kholid Syeirazi
8. Surono.
(rca)
#reshuffle #reshuffle-kabinet #kabinet-merah-putih #kabinet-prabowo-gibran #presiden-prabowo-subianto