Kemenkeu Alokasikan Rp 23,7 Triliun untuk Lumbung Pangan di APBN 2026

Kemenkeu Alokasikan Rp 23,7 Triliun untuk Lumbung Pangan di APBN 2026

Anggaran lumbung pangan ini masuk kategori produksi yang mendapat jatah Rp 162,4 triliun dari seluruh program.

(Bisnis Tempo) 10/12/25 06:36 67112

KEMENTERIAN Keuangan mengalokasikan anggaran ketahanan pangan sebesar Rp 210,4 triliun pada 2026 atau meningkat dari Rp 144,6 triliun pada tahun ini. Dari jumlah itu, pemerintah mengalokasikan Rp 23,7 triliun untuk lumbung pangan, cetak sawah, dan optimasi lahan seluas 550 hektare.

Direktur Anggaran Bidang Perekonomian dan Kemaritiman Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Tri Budhianto mengatakan anggaran ketahanan pangan masih menjadi prioritas pemerintah pada tahun depan. “Saya rasa anggaran cadangan pangan ini masih tetap menjadi prioritas pemerintah,” katanya kepada awak media di Karawang, Jawa Barat, Selasa, 9 Desember 2025.

Budhianto mengatakan anggaran lumbung pangan ini masuk kategori produksi yang mendapat jatah Rp 162,4 triliun dari seluruh program.

Selain lumbung pangan, kategori produksi ini meliputi subsidi pupuk Rp 8,8 juta ton atau Rp 46,9 triliun; bantuan alat mesin pertanian prapanen tanaman pangan 42,3 ribu unit; bendungan 15 unit, irigasi 212 ribu hektare, dan sarana prasarana senilai Rp 19,1 triliun; pengembangan kawasan padi 2,6 juta hektare; bantuan benih-indukan 137,6 juta ekor; kampung nelayan merah putih 250 kampung senilai Rp 5,5 triliun; dan pergaraman nasional 1.000 hektare senilai Rp 1,2 triliun.

Selain sektor produksi, Budhianto mengatakan sektor konsumsi juga mendapat jatah anggaran. Dia mengatakan pemerintah mengalokasikan Rp 6,2 triliun untuk bantuan kerawanan pangan, gerakan pangan murah, dan stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP). Adapun, untuk SPHP, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 5,8 triliun pada tahun depan.

Budhianto mengatakan pemerintah tak hanya menargetkan kebutuhan pangan dalam negeri terpenuhi, tapi juga bisa mengekspor pangan. “Targetnya adalah melakukan ekspor pangan,” ujarnya.

Pada tahun ini, Budhianto menyampaikan bahwa alokasi APBN 2025 diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan secara menyeluruh. Dia mengatakan alokasi anggaran bukan hanya dari aspek produksi tetapi juga kualitas gizi pangan.

Budhianto memastikan APBN 2026 tetap dialokasikan sektor yang mendukung ketahanan pangan.

“Ke depan, melalui APBN 2026, pemerintah akan terus memperkuat program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan dan ketahanan pangan nasional,” kata Budhianto.

#lumbung-pangan #apbn-2026 #kemenkeu #purbaya #kementerian-keuangan

https://tempo.co/ekonomi/kemenkeu-alokasikan-rp-23-7-triliun-untuk-lumbung-pangan-di-apbn-2026-2097523