Manulife Ungkap 4 Jurus Kerek Premi dari Kanal Bancassurance

Manulife Ungkap 4 Jurus Kerek Premi dari Kanal Bancassurance

Manulife Indonesia mengungkap empat strategi untuk meningkatkan premi melalui bancassurance: kolaborasi dengan bank, optimalisasi pengalaman pelanggan, pelatihan tenaga pemasar, dan pemanfaatan teknol

(Bisnis.Com) 27/02/26 13:41 149367

Bisnis.com, JAKARTA — PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia menilai bancassurance adalah saluran yang membuatnya dapat menjangkau basis nasabah perbankan yang luas dengan kebutuhan beragam.

Chief Bancassurance Officer Manulife Indonesia Kah Jing Lee mengatakan kanal tersebut bahkan menjadi salah satu pilar utama perusahaan dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan portofolio premi perusahaan.

Untuk menjaga sekaligus meningkatkan kinerja premi dari kanal bancassurance, Kah Jing Lee membeberkan empat strategi utama yang diterapkan perusahaan. Pertama, penguatan kolaborasi strategis dengan mitra perbankan.

“Termasuk pengembangan produk yang relevan dengan kebutuhan nasabah. Kedua, optimalisasi customer experience dalam proses penjualan dan layanan purna jual,” katanya kepada Bisnis, Kamis (26/2/2025).

Dia melanjutkan, cara ketiga adalah meningkatkan kapabilitas tenaga pemasar di jaringan bank melalui pelatihan yang berkelanjutan.

“Supaya mampu memberikan edukasi yang lebih komprehensif terkait manfaat produk dan perencanaan keuangan jangka panjang,” ucapnya.

Selanjutnya, imbuh Kah Jing Lee, strategi keempat adalah Manulife Indonesia terus memperluas pemanfaatan teknologi dan analitik data untuk meningkatkan pengalaman nasabah.

Dia memperkirakan kanal bancassurance akan tetap menjadi kontributor penting bagi pendapatan premi industri asuransi jiwa pada 2026. Hal ini sejalan dengan ekosistem perbankan yang kuat, tingkat kepercayaan nasabah yang tinggi terhadap lembaga keuangan, dan meningkatnya kebutuhan akan solusi perlindungan terintegrasi dan perencanaan keuangan.

“Dengan landasan ini, kami dapat melihat bahwa saluran bancassurance akan terus memainkan peran strategis dalam mendukung kinerja keseluruhan industri,” tegas Kah Jing Lee.

Untuk diketahui, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat total premi bancassurance turun 4,2% (year on year/YoY) menjadi Rp55,28 triliun per kuartal III/2025. Manulife Indonesia berpendapat penurunan itu sangat dipengaruhi berbagai faktor baik eksternal maupun internal.

“Kami melihat tren penurunan ini di industri sebagai sesuatu yang sementara, dan kami terus memperkuat kolaborasi dengan mitra perbankan kami untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan dengan mengembangkan produk yang memenuhi kebutuhan berbagai kalangan di seluruh Indonesia,” tutup Kah Jing Lee.

Sebagai informasi, pendapatan premi Manulife Indonesia per Januari 2026 mencapai Rp824,49 miliar, tumbuh 2,39% YoY dari Rp805,21 miliar.

Sementara itu, klaim dan manfaat dibayar mencapai Rp292,23 miliar, turun 4,96% YoY. Adapun, laba setelah pajak perusahaan per Januari 2026 naik signifikan 279% YoY menjadi Rp833,28 miliar.

#manulife-indonesia #bancassurance #premi-manulife #strategi-manulife #kanal-bancassurance #asuransi-jiwa #pertumbuhan-premi #kolaborasi-perbankan #pengalaman-nasabah #teknologi-asuransi #analitik-data

https://finansial.bisnis.com/read/20260227/215/1956344/manulife-ungkap-4-jurus-kerek-premi-dari-kanal-bancassurance