10.000 Lahan di Rote NTT Dibuka untuk Proyek Garam, APBN Dikucurkan Rp700 Miliar

10.000 Lahan di Rote NTT Dibuka untuk Proyek Garam, APBN Dikucurkan Rp700 Miliar

Pemerintah Indonesia membuka 10.000 hektare lahan di Rote, NTT, untuk proyek industri garam guna mencapai swasembada garam. Target produksi 2 juta ton per tahun.

(Bisnis.Com) 30/12/25 16:40 88758

Bisnis.com, JAKARTA — Upaya Indonesia mewujudkan swasembada garam kembali ditempuh pemerintah. Rencana terbaru, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan lahan besar di Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai kawasan investasi industri garam nasional.

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Koswara menjelaskan, kawasan tersebut dirancang seluas 10.000–13.000 hektare dengan potensi produksi hingga 2 juta ton garam per tahun. Lahan itu akan menjadi bagian dari pengembangan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIG).

Pada tahap awal, pemerintah menyiapkan anggaran untuk membangun 2.000 hektare melalui APBN.

“Sisanya, 8.000 hektare lagi itu oleh investor,” ujar Koswara dalam konferensi pers Capaian Kinerja Sektor Kelautan dan Perikanan Tahun 2025, Selasa (30/12/2025).

Menurut Koswara, proyek investasi garam belum dibuka luas karena pemerintah masih memastikan kesiapan lahan dari sisi teknis, sosial, dan lingkungan. Lahan harus siap terlebih dahulu sebelum memasuki tahap kedua pada 2026.

“Kalau itu sudah ready, baru kami undang para investor untuk masuk ke sana bareng dengan tahap II/2026. Insya Allah dalam waktu yang tidak terlalu lama, mungkin di triwulan kedua, kita akan melakukan kerja sama dengan berbagai pihak nanti yang akan membangun di K-SIGN ini di Rote,” jelasnya.

Ia menambahkan, proyek ini juga menjadi model tambak garam industri berskala besar guna menjamin standar kualitas produksi.

“Yang kami lakukan 2.000 ha itu modelling, membuat sebuah tambak industri garam yg masif yang besar dan menghasilkan sebuah keyakinan prosesnya bisa memenuhi standar. Ini yang memang belum pernah dilakukan,” katanya.

Produksi Nasional Ditargetkan Naik, Impor Garam Ditekan
Selain Rote, KKP tengah menjajaki wilayah lain di Indonesia Timur untuk pengembangan sentra garam. Di sisi lain, pemerintah juga mendorong intensifikasi tambak garam eksisting agar produktivitas meningkat hingga 30 persen.

Dengan strategi tersebut, program swasembada garam 2027–2029 ditargetkan tercapai.

“Diharapkan ada penambahan dari tambak garam eksisting itu sekitar 30% nya, jadi sekitar 600.000 [ton],” lanjutnya.

Direktur Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil KKP, Ahmad Aris, menyebut nilai investasi pemerintah pada proyek ini mencapai sekitar Rp700 miliar. Lahan milik pemerintah akan dikelola BUMN, sementara sebagian lainnya dibuka bagi swasta, termasuk apabila investor asing dibutuhkan.

“Jadi itu nanti [investor luar masuk ke Indonesia], itu mekanismenya nanti. Itu kan kebijakan ya. Tapi mungkin pengusaha nasional dulu kali ya, karena yang butuh sudah banyak,” ujarnya.

#rote-ntt #proyek-garam #swasembada-garam #industri-garam-nasional #lahan-investasi #kementerian-kelautan #kawasan-industri-garam #tambak-garam-industri #produksi-garam-nasional #investasi-garam #penge

https://ekonomi.bisnis.com/read/20251230/99/1940524/10000-lahan-di-rote-ntt-dibuka-untuk-proyek-garam-apbn-dikucurkan-rp700-miliar