Len integrasikan teknologi antarmatra perkuat pertahanan nasional
PT Len Industri (Persero) menegaskan terus konsisten dalam mengembangkan dan mengintegrasikan teknologi elektronika pertahanan antarmatra, guna memperkuat ...
(Antara) 19/12/25 19:56 79229
Bandung (ANTARA) - PT Len Industri (Persero) menegaskan terus konsisten dalam mengembangkan dan mengintegrasikan teknologi elektronika pertahanan antarmatra, guna memperkuat pertahanan nasional seiring meningkatnya kompleksitas tantangan pertahanan dan keamanan nasional.
Senior General Manager Corporate Secretary PT Len Industri, Dewanda Dwi Putera, mengatakan korporasi memposisikan teknologi sebagai enabler strategis dalam memperkuat kesiapsiagaan, mobilitas, dan efektivitas operasi, baik pada level taktis maupun operasional, dengan pendekatan yang terukur, adaptif, dan berorientasi pada kemandirian nasional.
"Dalam konteks tersebut, Len secara aktif berfokus dalam inovasi dan pengembangan kapabilitas untuk mendukung interoperabilitas alutsista yang menghubungkan berbagai platform darat, laut, dan udara dalam satu sistem operasi terpadu," kata Dewanda dalam keterangan di Bandung, Jumat.
Dengan penguasaan teknologi C4ISR yang diinterpretasikan mereka sebagai sistem komando dan kendali, komunikasi militer terenkripsi, combat management system, serta tactical data link, lanjut dia, pihaknya memastikan alutsista dari berbagai solusi sistem dan lintas matra dapat saling berkomunikasi dan bertukar data secara real-time, aman, dan andal.
Selain itu, Len juga terus mengembangkan teknologi pendukung operasi militer, termasuk motor listrik taktis (SPRINT) untuk mobilitas senyap dan efisien di medan operasi; serta pengembangan pesawat nirawak (UAV) untuk misi pengintaian, pengawasan, dan pendukung keputusan taktis, yang seluruhnya dirancang terintegrasi dalam ekosistem pertahanan nasional guna memperkuat efektivitas operasi dan kemandirian industri pertahanan dalam negeri.
"Len mungkin tidak selalu tampak di permukaan sebuah produk, tetapi perannya sangat menentukan. Kami bekerja di balik layar sebagai ‘otak’ yang membuat sistem saling terhubung dan bekerja dengan baik," ujar Dewanda.
Senada, Senior Vice President Business Development & Global Partnership PT Len Industri, Sena Maulana, mengungkapkan korporasi menegaskan terus berkontribusi dalam mendukung agenda pembangunan nasional yang tertuang dalam Program ASTA CITA, khususnya pada penguatan kemandirian industri strategis, percepatan transformasi teknologi, serta peningkatan ketahanan dan pertahanan nasional.
Dia melanjutkan, inovasi transportasi modern yang dikembangkan Len tidak hanya menjawab kebutuhan operasional jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi kapabilitas teknologi jangka panjang yang berdaya saing dan berkelanjutan.
"Peningkatan kekuatan komponen utama pertahanan merupakan salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, untuk mewujudkan sistem pertahanan negara yang kuat, berdaulat, dan berkelanjutan. Menjawab arah kebijakan tersebut, PT Len Industri menetapkan ASTA CITA Len sebagai pedoman strategis perusahaan," kata Sena.
Program ASTA CITA Len, kata dia, secara substansial selaras dan mendukung ASTA CITA Presiden, dengan fokus pada penguatan kemandirian teknologi pertahanan, peningkatan kapabilitas industri nasional, serta pembangunan sumber daya manusia unggul di bidang sains dan teknologi.
"ASTA CITA Len kami arahkan untuk memperkuat kemandirian teknologi pertahanan, meningkatkan kapabilitas industri nasional, serta membangun SDM unggul di bidang sains dan teknologi sebagai fondasi ketahanan bangsa di masa depan," tuturnya.
Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2025
#pt-len #len-industri #teknologi-pertahanan-indonesia #pertahanan-indonesia #pertahanan-nasional