Tak Teridentifikasi, 24 Jenazah Korban Banjir Sumbar Dimakamkan Secara Massal

Tak Teridentifikasi, 24 Jenazah Korban Banjir Sumbar Dimakamkan Secara Massal

Sebanyak 24 jenazah korban banjir di Sumbar dimakamkan massal di TPU Bungus, Padang, setelah tak teridentifikasi selama dua pekan di RS Bhayangkara.

(Bisnis.Com) 11/12/25 07:01 68637

Bisnis.com, PADANG - Sebanyak 24 jenazah yang merupakan korban bencana alam di Provinsi Sumatra Barat dimakamkan secara massal di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bungus, Padang pada Rabu (10/12) siang

Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi mengatakan pemakaman massal yang dilakukan ini setelah adanya koordinasi bersama Polda Sumbar, mengingat 24 jenazah tersebut berada di Posko DVI Polda Sumbar yang berada di Rumah Sakit Bhayangkara Padang. Dimana 24 jenazah itu tidak bisa diidentifikasi setelah berada hampir dua pekan di RS Bhayangkara.

“Untuk 24 jenazah ini tidak teridentifikasi, baik identitas maupun keluarganya. Keputusan ini merupakan hasil keputusan rapat gabungan antara Dinas Sosial Sumbar, Dinas Sosial Agam, dan Kabid DVI Polri, Wadan DVI Polda Sumbar, Karumkit Bhayangkara, BPBD Sumbar, Dinas Kesehatan Sumbar,” katanya, Rabu (10/12/2025).

Dia menyampaikan dalam menyelenggarakan pemakaman massal ini, turut dibantu oleh Polda Sumbar, bahkan untuk imam jenazah dilaksanakan langsung oleh Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta. Kemudian untuk proses pemakaman juga dilakukan langsung oleh personel kepolisian.

“Jadi tentang teknis pelaksanaan dan pembiayaan penyelenggaraan pemakaman massal ini akan menjadi tanggung jawab Dinas Sosial Provinsi Sumbar. Dalam pelaksanaan di lapangan, kami dibantu langsung oleh Polri dan termasuk dari TNI,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta mengatakan salah satu alasan mengambil kesepakatan melakukan pemakaman massal terhadap 24 jenazah itu, karena secara waktu keberadaan jenazah tersebut sudah lama tersimpan di RS Bhayangkara Padang.

Apalagi dari 24 jenazah tersebut, 20 jenazah diantaranya masih dalam kondisi utuh, sedangkan 4 jenazah lainnya hanya terdapat sejumlah bagian tubuh manusia saha. Oleh karena itu, langkah percepatan pemakaman penting dilakukan.

“Sebelum 24 jenazah ini kami makamkan, seluruh jenazah itu sampel DNA-nya sudah kami ambil. Apabila dikemudian hari nanti, ada pihak keluarga dari jenazah yang datang mencari, kami bisa mencocokkan DNA tersebut,” jelasnya.

Kapolda menegaskan bahwa data DNA tersebut nantinya akan menjadi kunci untuk mengetahui identitas dari jenazah tersebut. Makanya, hal yang utama dilakukan sekarang adalah harus segera memakamkan jenazah.

“Sampel DNA dari 24 jenazah ini, beserta sampel pendamping dari keluarga yang melapor hilang, telah dikirim untuk pemeriksaan lanjutan,” sebutnya.

Gatot Tri Suryanta berharap kepada pihak keluarga yang merasa masih mencari korban bencana alam, bisa mendatangi RS Bhayangkara Padang, dan dia juga menjamin pelayanan bagi masyarakat dimaksud selama 24 jam.

“Apabila ada sanak saudara yang masih merasa kehilangan akibat bencana alam, harap segera laporkan ke posko pusat DVI Polda Sumbar di RS Bhayangkara Padang, atau hubungi layanan telepon 110,” tegas Kapolda.

Sebelum dilakukan pemakaman massal di TPU Bungus Padang, 24 jenazah ini dishalatkan terlebih dahulu Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi.

Diperkirakan ada ratusan masyarakat bersama pemerintah daerah dan kepolisian serta TNI, ikut menshalatkan jenazah tersebut dan yang bertindak sebagai imam salat adalah Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, sementara pembacaan doa dipimpin langsung oleh Imam Besar Masjid Raya, Ustadz Rahimul Amin.

Adapun, 24 jenazah yang dimakamkan tersebut berasal dari Kabupaten Agam 17 jenazah yang terdiri dari 9 Laki-laki, 5 perempuan, dan 3 berupa bagian tubuh. Kabupaten Padang Pariaman 6 jenazah, dan Kota Padang Panjang 1 jenazah.

Seorang jemaah menangis saat pembacaan doa usai menyelenggarakan shalat jenazah di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Kota Padang, Sumatra Barat, Rabu (10/12/2025). Pemerintah Provinsi Sumbar bersama Polda Sumbar dan TNI menyelenggarakan pemakaman massal terhadap 24 jenazah korban bencana alam yang tidak teridentifikasi. Bisnis/Muhammad Noli Hendra
Seorang jemaah menangis saat pembacaan doa usai menyelenggarakan shalat jenazah di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Kota Padang, Sumatra Barat, Rabu (10/12/2025). Pemerintah Provinsi Sumbar bersama Polda Sumbar dan TNI menyelenggarakan pemakaman massal terhadap 24 jenazah korban bencana alam yang tidak teridentifikasi. Bisnis/Muhammad Noli Hendra

#pemakaman-massal #jenazah-korban-banjir #korban-bencana-alam #sumatra-barat #tpu-bungus-padang #polda-sumbar #rs-bhayangkara-padang #identifikasi-jenazah #sampel-dna-jenazah #dinas-sosial-sumbar #kapo

https://sumatra.bisnis.com/read/20251211/533/1935910/tak-teridentifikasi-24-jenazah-korban-banjir-sumbar-dimakamkan-secara-massal