Update Banjir Sumut: 290 Orang Meninggal Dunia, 17 Kabupaten/ Kota Terdampak
Banjir di Sumut menyebabkan 290 orang meninggal dan 154 hilang, berdampak pada 17 kabupaten/kota dengan 538.783 pengungsi per 2 Desember 2025.
(Bisnis.Com) 02/12/25 15:41 58126
Bisnis.com, MEDAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatra Utara melaporkan jumlah korban meninggal dunia dalam bencana banjir, banjir bandang, dan tanah longsor di Sumatra Utara bertambah menjadi 290 orang.
"Update hari ini tanggal 2 Desember pukul 12.00 WIB, korban meninggal dunia sebanyak 290 orang," kata Tuahta Ramajaya Saragih, Kepala BPBD Sumut, Selasa (2/12/2025).
Tuahta mengatakan korban meninggal tersebar di 17 dari 33 kabupaten/ kota se-Sumatra. Sebanyak 154 jiwa masih dilaporkan hilang, sedangkan jumlah pengungsi mencapai 538.783 jiwa.
Adapun korban meninggal dunia terbanyak terdapat di Kabupaten Tapanuli Tengah, berjumlah 86 jiwa. Kemudian, Tapanuli Selatan sebanyak 79 jiwa, dan Sibolga sebanyak 47 jiwa. Tapanuli Selatan juga mencatatkan korban hilang terbanyak, berjumlah 85 jiwa.
Laporan Pusdalops PB BPBD Sumut pada Selasa siang, bencana banjir, banjir bandang, dan tanah longsor terdampak di 12 kabupaten dan 5 kota.
Kabupaten yang terdampak bencana hidrometeorologi di Sumut yakni Kabupaten Nias, Asahan, Batu Bara, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Langkat, Humbang Hasundutan, Pakpak Bharat, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Mandailing Natal.
Sementara kota yang terdampak bencana di akhir November 2025 ini yakni Kota Medan, Sibolga, Binjai, Tebing Tinggi, dan Padangsidimpuan.
#banjir-sumut #korban-meninggal-banjir #update-banjir-sumut #banjir-bandang-sumut #tanah-longsor-sumut #bpbd-sumatra-utara #kabupaten-terdampak-banjir #korban-hilang-sumut #pengungsi-banjir-sumut #tapa