Cimeler Pacu Ekspansi Produk Kuliner Lewat Pertamina SMEXPO 2025

Cimeler Pacu Ekspansi Produk Kuliner Lewat Pertamina SMEXPO 2025

Cimeler, UMKM kuliner dari Cirebon, memanfaatkan Pertamina SMEXPO 2025 untuk memperluas pasar dengan produk cilok keju inovatif dan kemasan baru, menargetkan ekspor.

(Bisnis.Com) 29/11/25 10:10 54668

Bisnis.com, JAKARTA - Keikutsertaan Cimeler, UMKM kuliner asal Cirebon yang memproduksi cilok pedas ini, dalam Pertamina SMEXPO 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat ekspansi bisnis yang terus berkembang.

Cimeler sendiri didirikan oleh Astuti sejak 2017 lalu setelah dirinya resign dari pekerjaan sebagai marketing di salah satu perusahaan otomotif. Keputusannya untuk mengembangkan bisnis cilok berangkat dari kesukaannya terhadap jajanan pinggir jalan tersebut.

Namun sebagai seorang yang pernah berkecimpung di dunia marketing, Astuti sangat menyadari pentingnya keunikan sebuah produk. Akhirnya dia pun memodifikasi cilok ini menjadi camilan yang lebih kekinian dengan isian keju lumer dan kuah yang membuat \'meler\'.

Pada awalnya Cimeler hanya terjual sekitar 100 porsi per hari, kini dia mampu menjual rata-rata sekitar 5.000 porsi perbulan bahkan bisa melonjak hingga 10.000 porsi ketika Cimeler mengikuti sejumlah event atau pameran.

Menurutnya, Cilok Kuah Keju masih menjadi produk unggulan yang paling diminati konsumen dan sulit tergeser meskipun perusahaan telah meluncurkan sejumlah varian baru.

Kini dia juga telah merilis kemasan baru untuk dua produk utama, yakni Cilok Kuah Keju dan Cireng Kuah Keju. “Kini kemasan terbaru sudah diluncurkan. Sambalnya dipisah sehingga konsumen dapat menyesuaikan tingkat kepedasannya,” ujarnya saat ditemui di sela ajang Pertamina SMEXPO 2025 di Bintaro Xchange, Selasa (25/11/2025).

Menariknya, harga jual produk Cimeler juga terjaga stabil dan tidak mengalami kenaikan dalam beberapa tahun terakhir, sehingga tetap kompetitif di pasar kuliner frozen food.

Cimeler Pacu Ekspansi Produk Kuliner Lewat Pertamina SMEXPO 2025

Walaupun belum menembus pasar ekspor secara resmi, Cimeler rutin menerima permintaan hand carry dari pelanggan yang membawa produknya ke luar negeri. Fenomena ini membuka peluang baru bagi perusahaan untuk memperluas pasar.

Untuk memaksimalkan potensi tersebut, Cimeler kini tengah melakukan riset dan pengembangan (R&D) guna menciptakan produk dengan masa simpan lebih panjang. Saat ini, produk frozen Cimeler memiliki daya simpan sekitar 40 hari.

“Target kami masa kedaluarsa bisa mencapai satu tahun. Produk baru tidak hanya dalam bentuk frozen, tetapi juga makanan ringan atau sambal siap saji,” jelas Astuti.

Produk dengan masa simpan yang lebih panjang diharapkan dapat memperluas distribusi, termasuk mempersiapkan perusahaan memasuki pasar ekspor.

Keikutsertaan Cimeler dalam Pertamina SMEXPO memberikan peluang strategis untuk memperluas jaringan pemasaran dan membuka akses ke pasar internasional. Program ini mempertemukan UMKM binaan dengan buyer potensial, investor, serta jejaring industri yang lebih luas.

Melalui platform tersebut, Astuti optimistis penjualan Cimeler dapat berkembang lebih agresif, baik di pasar domestik maupun luar negeri. “Harapannya Cimeler semakin berkembang dan dikenal di seluruh Indonesia serta internasional,” ujarnya.

Cimeler merupakan salah satu mitra binaan Pertamina dan didukung penuh untuk terus berkembang hingga menembus pasar global.

#cimeler #cilok-pedas #pertamina-smexpo #umkm-kuliner #cilok-kuah-keju #cireng-kuah-keju #frozen-food #ekspansi-bisnis #produk-unggulan #pasar-internasional #riset-dan-pengembangan #masa-simpan-panjang

https://entrepreneur.bisnis.com/read/20251129/263/1932252/cimeler-pacu-ekspansi-produk-kuliner-lewat-pertamina-smexpo-2025