Mobil Paus Fransiskus Disulap Jadi Klinik Keliling, Segera Dikirim ke Gaza
Kota Betlehem, Tepi Barat, sedang bersiap mengirimkan mobil mendiang Paus Fransiskus ke Jalur Gaza setelah mengubahnya menjadi klinik keliling untuk merawat anak-anak... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 26/11/25 07:05 50447
YERUSALEM - Kota Betlehem, Tepi Barat, sedang bersiap mengirimkan mobil mendiang Paus Fransiskus ke Jalur Gaza setelah mengubahnya menjadi klinik keliling untuk merawat anak-anak Palestina yang terluka dalam perang genosida Israel.“Kendaraan Harapan ini merupakan harapan besar yang kami harap dapat mencapai Gaza untuk melayani anak-anak dan keluarga di sana,” ujar Pastor Ibrahim Faltas, penasihat Kustodi Fransiskan Tanah Suci, dalam acara yang dihadiri tokoh agama dan komunitas di Betlehem.
“Ini adalah mobil yang digunakan Paus Fransiskus saat kunjungannya ke Betlehem tahun 2014,” ujarnya.
Dia menjelaskan, “Hari ini, kami berharap mobil ini akan menjadi alat kemanusiaan untuk merawat mereka yang terluka.”
Faltas menyatakan “Paus Fransiskus menunjukkan kepedulian yang besar terhadap Tanah Suci dan khususnya memiliki kasih sayang yang mendalam terhadap Gaza.”
“Meskipun sakit, beliau terus berkomunikasi setiap hari dengan paroki di Gaza untuk menanyakan keadaan mereka,” tambahnya.
Ia mengutip mendiang Paus Fransiskus bertemu Februari lalu dengan sekelompok anak-anak Gaza yang telah dirawat di Italia, dan mengatakan ia mengagumi kecerdasan mereka dan senang bertemu dengan mereka.
Menunjukkan bahwa ribuan anak di Gaza sangat membutuhkan perawatan medis setelah perang Israel, ia menekankan, "Palestina membutuhkan segala bentuk dukungan, dan anak-anak di Gaza, khususnya, sangat membutuhkan perawatan."
Faltas tidak merinci kapan mobil Paus akan tiba di Gaza, tetapi menyatakan harapannya akan segera tiba.
Pada bulan Mei, kantor berita Italia ANSA melaporkan sebelum wafatnya pada 21 April, Paus Fransiskus telah meminta Caritas, organisasi amal Gereja Katolik, untuk menggunakan salah satu mobil Paus yang biasa ia gunakan untuk menyambut orang banyak guna memenuhi kebutuhan medis anak-anak di Gaza.
Badan tersebut menambahkan kendaraan tersebut, yang akan dilengkapi dengan pengemudi dan seorang dokter, akan membawa peralatan untuk diagnosis, pemeriksaan, dan perawatan, serta tes infeksi cepat, suntikan, dan jarum suntik.
Sejak Oktober 2023, tentara Israel telah menewaskan hampir 70.000 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan melukai hampir 171.000 lainnya dalam perang dua hari di Gaza yang juga telah menghancurkan sebagian besar wilayah kantong itu menjadi puing-puing.
Serangan brutal tersebut terhenti berdasarkan kesepakatan gencatan senjata yang berlaku efektif pada 10 Oktober.
(sya)
#kota-yerusalem #jalur-gaza #kejahatan-perang-israel #genosida #paus-fransiskus