Pemerintah Gelar Lelang SUN Hari Ini (4/11), Incar Dana Rp23 Triliun

Pemerintah Gelar Lelang SUN Hari Ini (4/11), Incar Dana Rp23 Triliun

Pemerintah lelang SUN hari ini, targetkan Rp23 triliun untuk APBN 2025. Lelang digelar BI, melibatkan perbankan dan lembaga keuangan.

(Bisnis.Com) 04/11/25 09:07 26499

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) bakal menggelar lelang Surat Utang Negara hari ini, Selasa (4/11/2025). Dalam lelang SUN kali ini, pemerintah menargetkan menghimpun dana hingga Rp23 triliun.

Melansir laman resmi DJPPR, pemerintah bakal menggelar lelang terhadap sembilan SUN, dengan perincian tiga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) dan enam Obligasi Negara (ON). Kesembilan seri SUN dengan mata uang rupiah itu, dilelang untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan APBN 2025.

“Target indikatif Rp23 triliun dan target maksimal dimenangkan 150% dari target indikatif,” tulis pengumuman DJPPR, dikutip Selasa (4/11/2025).

Diperinci, ketiga seri SPN yang bakal dilelang oleh DJPPR adalah SPN01251206 (New Issuance), SPN12260205 (New Issuance), dan SPN12261105 (New Issuance). Adapun, ketiga seri itu memiliki tingkat kupon diskonto dan memiliki tenor 1 bulan, 3 bulan, dan 12 bulan.

Sementara itu, enam seri Obligasi Negara yang bakal diterbitkan pemerintah antara lain FR0109 (Reopening), FR0108 (Reopening), FR0106 (Reopening), FR0107 (Reopening), FR0102 (Reopening), dan FR0105 (Reopening). Adapun, keenam seri ON menawarkan tingkat kupon mulai dari 5,875% hingga 7,125% per tahun.

Nantinya, lelang bakal digelar pada Selasa (4/11/2025) pukul 09.00 WIB–11.00 WIB. Tanggal settlement dalam lelang kali ini ditetapkan pada Kamis (6/11/2025).

Adapun lelang ini bakal digelar oleh Bank Indonesia, dengan metode open auction dan multiple price. Artinya, pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian kompetitif, akan membayar sesuai yield yang diajukan.

Sementara itu, pemenang lelang yang mengajukan penawaran non-kompetitif, bakal membayar sesuai yield rata-rata tertimbang dari penawaran kompetitif yang dinyatakan menang.

Pesertalelang SUN kali ini antara lain sejumlah perbankan, seperti Citibank, Deutsche Bank, PT Bank HSBC Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), sejumlah perbankan Himbara, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT. Mandiri Sekuritas, PT. Trimegah Sekuritas Indonesia, PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN), dan lain-lain.

Selain itu, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Bank Indonesia (BI) turut menjadi peserta lelang kali ini.

“Pemerintah akan melakukan lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang Rupiah untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2025,” katanya.

Head of Fixed Income Research BNI Sekuritas Amir Dalimunthe memperkirakan total incoming bids pada lelang hari ini akan berada di kisaran Rp90 triliun-Rp120 triliun. Pada lelang SUN sebelumnya yang dilaksanakan 21 Oktober 2025, total penawaran masuk investor mencapai Rp117,5 triliun dengan awarded bid sebesar Rp28,0 triliun.

BNI Sekuritas mencatat tren penurunan harga Surat Utang Negara (SUN) masih berlanjut pada sesi perdagangan kemarin.

Berdasarkan data dari PHEI, yield SUN Benchmark 5-tahun (FR0104) naik sebesar 8 basis poin (bp) menjadi 5,50% dan yield SUN Benchmark 10-tahun (FR0103) meningkat sebesar 6 bp ke level 6,13%. Data Bloomberg menunjukkan yieldcurve SUN 10-tahun (GIDN10YR) meningkat sebesar 8 bp menjadi 6,16%.

"Level yield curve 10-tahun masih berada di dalam weekly estimated range kami di kisaran 5,98% - 6,22%."

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual obligasi. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#lelang-sun #surat-utang-negara #pemerintah-lelang #djppr-lelang #obligasi-negara #spn-lelang #obligasi-pemerintah #lelang-obligasi #apbn-2025 #bank-indonesia-lelang #yield-obligasi #kupon-obligasi #pe

https://market.bisnis.com/read/20251104/92/1925900/pemerintah-gelar-lelang-sun-hari-ini-411-incar-dana-rp23-triliun