Bulog Siapkan 200.000 Ton Beras Premium untuk Ekspor

Bulog Siapkan 200.000 Ton Beras Premium untuk Ekspor

Selain memastikan pemenuhan beras dalam negeri, Bulog juga mendorong ekspor ke sejumlah negara.

(Kompas.com) 29/06/26 19:04 262838

JAKARTA, KOMPAS.com - Perum Bulog telah menyiapkan 200.000 ton beras yang siap diekspor ke Malaysia, Singapura hingga Uni Emirat Arab (UEA). Beras tersebut jenis premium dengan tingkat pecahan 5 persen.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan selain memastikan pemenuhan beras dalam negeri, Bulog juga mendorong ekspor ke sejumlah negara.

"Sekarang ada sekitar 200.000 ton sudah standby dengan kriteria beras premium pecahan 5 persen. Kalau sewaktu-waktu diminta cepat, kita bisa kirimkan," ujarnya di Gudang Bulog Kantor Wilayah DKI Jakarta dan Banten, Jakarta, Senin (29/6/2026).

Ahmad Rizal menuturkan, perusahaan sedang dalam pembicaraan ekspor beras ke sejumlah negara tetangga, seperti Malaysia sebanyak 500.000 ton, Singapura 10.000 ton, serta UEA 50.000 ton per bulan.

"Ditambah lagi ke depan adanya potensi dari negara-negara tetangga kita Timor Leste maupun PNG (Papua Nugini)," kata Rizal.

Terkait penjajakan dengan Malaysia, Ahmad Rizal bilang bakal melakukan pertemuan lebih lanjut dengan pemerintah negara tersebut untuk membahas penawaran harga.

"Mungkin dalam waktu dekat kami akan ke Malaysia untuk mendiskusikan harga yang cocok sesuai dengan penawaran," ucapnya.

Menurut Rizal, langkah mengekspor beras bertujuan memperluas bisnis perusahaan, seiring dengan tingginya stok cadangan beras yang ada di gudang Bulog.

Ia bilang, hingga 29 Juni 2026, realisasi penyerapan beras Bulog sudah mencapai lebih dari 3,2 juta ton atau sekitar 80 persen dari target 4 juta ton.

Dengan waktu enam bulan yang masih tersisa, Bulog memperkirakan total penyerapan pada akhir tahun bisa melampaui target, yakni mencapai 4,5 juta ton hingga 5 juta ton.

Rizal bilang, tingginya penyerapan tersebut perlu diimbangi dengan penyaluran atau pengeluaran stok, termasuk melalui peluang ekspor ke sejumlah negara.

"Jadi insyaallah, kami mohon doa restunya dari seluruh masyarakat se-Tanah Air, agar Bulog bisa juga menjual produk-produknya beras-beras Indonesia ke pasar-pasar internasional," ucap dia.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, pemerintah telah menawarkan kepada Singapura untuk memasok beras premium dari Indonesia sebanyak 10.000 ton.

Tawaran itu disampaikan Amran dalam pertemuan dengan Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Singapura Grace Fu Hai Yien di Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Senin (29/6/2026).

"Kami tadi sudah mengusulkan ekspor beras 10.000 ton minimal, 10.000 ton rice from Indonesia to Singapore," kata Amran di Kantor Kementan, Jakarta.

Ia mengatakan, kerja sama kedua negara saling menguntungkan dan dilakukan di tengah kondisi surplus beras

Amran bilang, stok cadangan beras pemerintah (CBP) di Gudang Perum Bulog sudah lebih dari 5,1 juta ton.

Bulog yang hanya memiliki gedung dengan kapasitas 3 juta ton bahkan harus menyewa 2 juta ton gudang dari swasta.

"Kami akan insya Allah ekspor minimal 10.000 ton ke Singapura," kata Amran.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

#beras-premium #ekspor-beras #bulog #indonesia-ekspor-beras-ke-malaysia #ekspor-beras-indonesia #ekspor-beras-indonesia-2026 #indonesia-ekspor-beras-ke-arab-saudi

https://money.kompas.com/read/2026/06/29/190417926/bulog-siapkan-200000-ton-beras-premium-untuk-ekspor