Jelang 5 Abad, Pertumbuhan Ekonomi Jakarta 5,59% Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Jelang 5 Abad, Pertumbuhan Ekonomi Jakarta 5,59% Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Pertumbuhan ekonomi Jakarta triwulan I/2026 mencapai 5,59%, didorong konsumsi rumah tangga dan investasi, dengan ekonomi kreatif sebagai pendorong utama.

(Bisnis.Com) 26/06/26 14:30 260700

Bisnis.com, JAKARTA — Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, Iwan Setiawan mengungkap pertumbuhan ekonomi di Jakarta mencapai 5,59% pada triwulan I/2026.

Iwan mengemukakan pertumbuhan ekonomi 0,64% dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 4,95%. Peningkatan itu pun ditopang oleh dua faktor yakni konsumsi rumah tangga hingga investasi.

"Pertumbuhan ekonomi ini sebenarnya ditopang oleh sebagian besar dari 5,59% itu, 3,32% adalah dari konsumsi rumah tangga, dan 1,68% dari investasi," ujar Iwan di Jakarta, dikutip Jumat (26/6/2026).

Dia menjelaskan, sebagian besar pertumbuhan ekonomi di Jakarta itu ditopang oleh konsumsi rumah tangga khususnya, sektor ekonomi kreatif.

Sektor ini pun dinilai berpotensi tetap tumbuh ke depannya, sehingga bisa lebih mendongkrak pertumbuhan ekonomi Jakarta.

"Kami melihat, ya hasil assessment kami bahwa ekonomi kreatif ini merupakan new engine of growth," imbuhnya.

Ke depan, kata Iwan, BI Jakarta bakal mendorong setidaknya 17 subsektor ekonomi kreatif baik itu musik hingga film. Terlebih, sektor ekonomi kreatif ini juga bisa memberikan multiplier efek untuk warga Jakarta.

"Dari aspek ekonominya hasil assessment kami itu memberikan multiplier yang luar biasa, termasuk kepada sektor-sektor lain nanti mungkin kita bisa lihat satu per satu di slide berikutnya," pungkasnya.

#pertumbuhan-ekonomi #ekonomi-jakarta #konsumsi-rumah-tangga #investasi-jakarta #ekonomi-kreatif #pertumbuhan-ekonomi-jakarta #bank-indonesia-jakarta #sektor-ekonomi-kreatif #multiplier-efek-ekonomi #s

https://jakarta.bisnis.com/read/20260626/77/1983535/jelang-5-abad-pertumbuhan-ekonomi-jakarta-559-ditopang-konsumsi-rumah-tangga