BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN

BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN

Sejumlah BUMN mulai mempercepat program perampingan anak usaha sebagai bagian dari transformasi guna meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola, dan mempertajam... | Halaman Lengkap

(SINDOnews Ekbis) 07/06/26 09:59 242485

JAKARTA - Sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) mulai mempercepat program perampingan anak usaha sebagai bagian dari transformasi guna meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola, dan mempertajam fokus bisnis inti perusahaan.

PT PLN (Persero) dan PT Pupuk Indonesia (Persero) menjadi dua BUMN yang menyiapkan pengurangan signifikan jumlah anak usaha dalam beberapa tahun ke depan melalui konsolidasi, divestasi, dan restrukturisasi portofolio bisnis.

"Percepatan transformasi dan penguatan keandalan sistem kelistrikan menjadi kunci agar PLN semakin efektif mendukung ketahanan energi nasional," ujar Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria dalam keterangan resmi, Minggu (7/6/2026).

PLN menargetkan memangkas jumlah anak perusahaan dari 44 entitas menjadi 23 entitas pada 2028. Untuk mencapai target tersebut, perseroan akan melepas kepemilikan pada 21 anak usaha dalam dua tahun mendatang melalui langkah konsolidasi, divestasi, restrukturisasi, dan penyederhanaan struktur usaha.

Program streamlining tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam pertemuan jajaran Direksi PLN dengan Dony Oskaria. Selain mengevaluasi transformasi perusahaan, PLN juga memaparkan perkembangan pelaksanaan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034, yang menjadi peta jalan pengembangan sektor ketenagalistrikan nasional.

Dari total proyek yang tercantum dalam RUPTL, sebanyak 1.634 proyek atau hampir 40% telah memasuki tahap pelaksanaan. Proyek tersebut mencakup pembangunan pembangkit listrik, jaringan transmisi, dan gardu induk untuk memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat.

Sementara itu, PT Pupuk Indonesia (Persero) menargetkan pengurangan jumlah anak usaha dari 57 entitas menjadi 15 entitas pada 2027. Perusahaan berencana melepas 42 anak usaha secara bertahap, dengan target jumlah entitas turun menjadi 17 pada akhir 2026 sebelum kembali dipangkas pada tahun berikutnya. "Penyederhanaan entitas akan memperkuat fokus bisnis dan meningkatkan efektivitas pengelolaan perusahaan," ujar Dony.

Adapun Pupuk Indonesia akan membentuk tiga subholding utama, yakni Agrichemical, Industrial Chemical, dan Clean Ammonia yang didukung oleh Feedstock Co. sebagai pengelola pasokan bahan baku.
(nng)

#bumn #pln #pupuk-indonesia #anak-usaha #danantara

https://ekbis.sindonews.com/read/1714881/34/bumn-mulai-pangkas-anak-usaha-dari-pupuk-indonesia-sampai-pln-1780798017