KAEF Tunggu Lampu Hijau untuk Keluar dari Holding Farmasi BUMN

KAEF Tunggu Lampu Hijau untuk Keluar dari Holding Farmasi BUMN

PT Kimia Farma (KAEF) menunggu keputusan pelepasan dari holding BUMN farmasi yang dipimpin Bio Farma, sejalan dengan rencana pemerintah merampingkan struktur BUMN.

(Bisnis.Com) 04/06/26 06:55 239368

Bisnis.com, JAKARTA — PT Kimia Farma (Persero) Tbk. (KAEF) mengonfirmasi tengah menunggu perkembangan inisiatif deholdingisasi atau pelepasan dari struktur holding farmasi BUMN yang saat ini dipimpin oleh PT Bio Farma (Persero).

Rencana tersebut menjadi bagian dari agenda penataan ulang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tengah digodok oleh Danantara.

Direktur Utama KAEF Djagad Prakasa menjelaskan terkait dengan rencana deholdingisasi tersebut, pihaknya belum dapat memastikan apakah dapat dilakukan pada tahun ini atau tahun depan.

"Memang benar ada inisiatif yang disebut deholdingisasi. Namun kami di sini posisinya sebagai objek, bukan pihak yang menginisiasi. Kami menunggu arahan dan pelaksanaan dari Bio Farma," ujarnya usai RUPST, Rabu (3/6/2026).

Djagad menjelaskan pemerintah saat ini tengah mendorong penyederhanaan struktur perusahaan pelat merah.

Jumlah entitas BUMN dan anak usaha yang mencapai lebih dari 1.000 perusahaan akan dirampingkan menjadi sekitar hingga 250 entitas.

Sejalan dengan rencana pemerintah tersebut, proses streamlining atau penyederhanaan struktur organisasi sedang berjalan. Perseroan tengah mengkaji anak-anak usaha yang nantinya mungkin menjadi bagian dari proses tersebut.

"Jadi lengkapnya, pelaksanaan deholdingisasi, kami menunggu saja sesuai dengan Bio Farma," terangnya.

Adapun Danantara Indonesia berencana merombak struktur holding BUMN farmasi pada tahun ini. Nantinya KAEF akan dilepas dari PT Bio Farma (Persero).

Melalui skema tersebut, Kimia Farma akan langsung berada di bawah kendali Danantara. Sementara untuk skema pengelolaan PT Kimia Farma Apotek (KFA), anak usaha Kimia Farma, masih dalam tahap kajian.

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria mengatakan, ke depannya Bio Farma tidak lagi menjadi induk perusahaan bagi Kimia Farma maupun Kimia Farma Apotek. Langkah ini diambil karena masing-masing entitas memiliki model bisnis yang berbeda.

Menurut Dony, Bio Farma akan difokuskan pada pengembangan riset dan produksi vaksin. Induk BUMN sektor farmasi ini memiliki basis utama pada kegiatan riset, yang diharapkan lebih berfokus pada pengembangan vaksin-vaksin baru. Sedangkan Kimia Farma bergerak di bidang manufaktur obat.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#kaef #kimia-farma #deholdingisasi-bumn #holding-farmasi #bio-farma #struktur-bumn #danantara-indonesia #penyederhanaan-bumn #entitas-bumn #kimia-farma-apotek #pengembangan-vaksin #manufaktur-obat #res

https://market.bisnis.com/read/20260604/192/1978307/kaef-tunggu-lampu-hijau-untuk-keluar-dari-holding-farmasi-bumn