Neraca perdagangan Jatim pada Januari-April defisit 1,87 miliar dolar
Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat neraca perdagangan Jawa Timur selama Januari-April 2026 mengalami defisit sebesar 1,87 miliar dolar Amerika ...
(Antara) 02/06/26 20:52 238051
Surabaya, Jawa Timur (ANTARA) -
Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat neraca perdagangan Jawa Timur selama Januari-April 2026 mengalami defisit sebesar 1,87 miliar dolar Amerika Serikat (AS)."Tercatat nilai impor Jawa Timur pada periode tersebut mencapai 10,39 miliar dolar AS, sedangkan nilai ekspor mencapai 8,52 miliar dolar AS," kata Plt Kepala BPS Jawa Timur Herum Fajarwati, dalam konferensi pers di Surabaya, Jawa Timur, Selasa.
Herum mengatakan
nilai impor Jawa Timur Januari-April 2026 mencapai 10,39 miliar dolar AS atau naik 7,31 persen (yoy) dari 9,68 miliar dolar AS.Peningkatan nilai impor ini dipicu oleh menguatnya kinerja impor sektor nonmigas yang meningkat sebesar 9,85 persen dari 7,96 miliar dolar AS menjadi 8,74 miliar dolar AS. Di sisi lain, impor migas mengalami penurunan sebesar 4,43 persen dari 1,72 miliar dolar AS menjadi 1,65 miliar dolar AS.
Impor komoditas minyak mentah turun 27,94 persen dari 203,47 juta dolar AS menjadi 146,61 juta dolar AS serta komoditas hasil minyak yang juga turun 7,23 persen dari 1,13 miliar dolar AS menjadi 1,05 miliar dolar AS.
Sementara itu,
nilai ekspor Jawa Timur sepanjang Januari-April 2026 mengalami kenaikan sebesar 2,57 persen dibandingkan periode sama 2025 yaitu dari 8,31 miliar dolar AS menjadi 8,52 miliar dolar AS.Peningkatan nilai ekspor Januari-April 2026 disebabkan oleh peningkatan ekspor nonmigas yang sebesar 3,45 persen yaitu dari 8,10 miliar dolar AS menjadi 8,38 miliar dolar AS.
Di sisi lain, ekspor migas mengalami penurunan yang cukup tajam sebesar 31,26 persen dari 211,24 juta dolar AS menjadi 145,22 dolar AS juta karena menurunnya ekspor minyak mentah sebesar 43,31 persen menjadi 109,28 juta dolar AS dan gas yang turun 18,64 persen menjadi 0,06 juta dolar AS.
Dalam hal ini, kata Herum, neraca perdagangan Jawa Timur Januari-April 2026 disebabkan oleh defisit neraca perdagangan baik sektor migas maupun nonmigas yakni pada sektor migas mencapai 1,50 miliar dolar AS.
"Sementara itu, defisit neraca perdagangan pada sektor nonmigas mencapai 365,55 juta dolar AS," ujar Herum
Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026