Indonesia Masuki Aging Population, 10 Provinsi Ini Punya Lansia Terbanyak
Persentase penduduk lanjut usia (lansia) mencapai 11,97 persen dari total populasi nasional.
(Kompas.com) 02/06/26 15:42 237680
JAKARTA, KOMPAS.com – Indonesia resmi memasuki fase aging population atau penuaan penduduk.
Hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan persentase penduduk lanjut usia (lansia) mencapai 11,97 persen dari total populasi nasional.
Angka tersebut telah melampaui ambang batas 10 persen yang menjadi penanda suatu negara memasuki fase penuaan penduduk.
Freepik/jcomp Ilustrasi lansia makan. Studi menunjukkan bahwa orang optimistis memiliki peluang hidup lebih panjang dibandingkan pesimistis.Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, peningkatan proporsi lansia terjadi secara konsisten dalam 15 tahun terakhir.
“Persentase lansia hasil SUPAS 2025 adalah sebesar 11,97 persen yang menunjukkan bahwa Indonesia sudah memasuki fase penuaan penduduk atau aging population,” ujar Amalia dalam rilis BPS.
Data BPS menunjukkan tren kenaikan jumlah lansia berlangsung cukup cepat.
Pada 2010, persentase lansia tercatat sebesar 7,59 persen, kemudian meningkat menjadi 8,47 persen pada 2015, naik lagi menjadi 9,93 persen pada 2020, dan mencapai 11,97 persen pada 2025.
Perubahan struktur penduduk tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam membaca arah demografi Indonesia beberapa dekade ke depan.
Di tengah melambatnya laju pertumbuhan penduduk dan meningkatnya usia harapan hidup, sejumlah provinsi kini memiliki proporsi lansia yang jauh di atas rata-rata nasional.
Yogyakarta jadi provinsi dengan lansia terbanyak
Hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan persentase penduduk lanjut usia (lansia) mencapai 11,97 persen dari total populasi nasional.Berdasarkan hasil SUPAS 2025, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi provinsi dengan persentase penduduk lansia tertinggi di Indonesia, yakni mencapai 17,83 persen.
Artinya, hampir satu dari lima penduduk di wilayah tersebut merupakan kelompok usia 60 tahun ke atas.
Posisi berikutnya ditempati Jawa Timur dengan persentase lansia sebesar 15,45 persen, disusul Bali sebesar 15,07 persen. Jawa Tengah berada di urutan keempat dengan 14,43 persen dan Sulawesi Utara di posisi kelima dengan 14,12 persen.
BPS mencatat hampir seluruh provinsi di Pulau Jawa telah memasuki fase aging population. Pengecualian hanya terjadi di Banten yang proporsi lansianya masih berada di bawah ambang batas 10 persen.
Sementara itu, wilayah Maluku dan Papua secara umum belum memasuki fase tersebut.
“Berdasarkan SUPAS 2025, hampir seluruh provinsi di Pulau Jawa sudah memasuki aging population. Sedangkan di Maluku dan Papua masih belum memasuki aging population,” tutur Amalia.
Daftar 10 provinsi dengan persentase lansia tertinggi
Data SUPAS 2025 menunjukkan 10 provinsi dengan proporsi penduduk lansia tertinggi adalah sebagai berikut.
- DI Yogyakarta: 17,83 persen
- Jawa Timur: 15,45 persen
- Bali: 15,07 persen
- Jawa Tengah: 14,43 persen
- Sulawesi Utara: 14,12 persen
- Sulawesi Barat: 12,01 persen
- DKI Jakarta: 12,01 persen
- Sulawesi Selatan: 11,71 persen
- Jawa Barat: 11,51 persen
- Lampung: 11,39 persen.
SHUTTERSTOCK Ilustrasi penduduk tertua, penduduk lansia.Masuknya Jawa Barat dalam daftar tersebut menunjukkan, fenomena penuaan penduduk tidak hanya terjadi di wilayah dengan jumlah penduduk kecil atau sedang, tetapi juga di provinsi dengan populasi terbesar di Indonesia.
Selain itu, dominasi provinsi-provinsi di Jawa dalam daftar tersebut memperlihatkan bahwa kawasan yang selama ini menjadi pusat aktivitas ekonomi nasional juga menghadapi perubahan struktur usia penduduk yang signifikan.
Ada 16 provinsi sudah masuk aging population
BPS mencatat sebanyak 16 provinsi telah memiliki proporsi lansia di atas 10 persen. Dengan kata lain, hampir setengah wilayah Indonesia kini telah memasuki struktur penduduk tua.
Menurut Amalia, fase aging population ditandai ketika penduduk usia 60 tahun ke atas mencapai minimal 10 persen dari total populasi suatu wilayah.
Dengan capaian nasional sebesar 11,97 persen, Indonesia kini resmi berada dalam fase tersebut.
Data BPS menunjukkan terdapat 22 provinsi yang belum memasuki fase penuaan penduduk, sementara 16 provinsi lainnya telah melampaui ambang batas.
Kondisi ini menunjukkan, proses penuaan penduduk tidak terjadi secara merata. Beberapa wilayah mengalami percepatan lebih cepat dibandingkan daerah lain, terutama wilayah yang memiliki angka harapan hidup relatif tinggi dan tingkat fertilitas yang semakin menurun.
Pertumbuhan penduduk melambat
Fenomena meningkatnya jumlah lansia terjadi bersamaan dengan melambatnya pertumbuhan penduduk Indonesia.
BPS mencatat jumlah penduduk Indonesia pada 2025 mencapai 284,67 juta jiwa. Dalam lima tahun terakhir, rata-rata laju pertumbuhan penduduk tahunan berada di level 1,08 persen.
Getty Images Ilustrasi lansiaSelain itu, angka kelahiran total (total fertility rate/TFR) Indonesia tercatat sebesar 2,13. Angka tersebut semakin mendekati replacement level atau tingkat penggantian penduduk.
Pada saat yang sama, rasio ketergantungan meningkat menjadi 45,05 persen pada 2025. Artinya, setiap 100 penduduk usia produktif menanggung sekitar 45 penduduk usia nonproduktif.
Kombinasi antara menurunnya tingkat kelahiran dan meningkatnya usia harapan hidup menjadi faktor yang mendorong perubahan struktur demografi nasional menuju populasi yang semakin menua.
Lansia perempuan lebih banyak
Perubahan struktur demografi juga terlihat dari komposisi penduduk lansia berdasarkan jenis kelamin.
Proporsi lansia perempuan mencapai 12,61 persen, lebih tinggi dibandingkan lansia laki-laki sebesar 11,34 persen.
Temuan tersebut sejalan dengan tren global yang menunjukkan perempuan umumnya memiliki usia harapan hidup lebih panjang dibandingkan laki-laki.
Dengan meningkatnya jumlah lansia perempuan, kebutuhan layanan sosial, kesehatan, dan perlindungan bagi kelompok usia lanjut menjadi semakin penting.
Bonus demografi dan tantangan penduduk menua
Meski Indonesia masih berada dalam periode bonus demografi, meningkatnya proporsi lansia menunjukkan bahwa struktur penduduk nasional mulai bergerak menuju fase baru.
BPS menyebut Indonesia masih menikmati bonus demografi karena kelompok usia produktif tetap mendominasi populasi. Namun, kenaikan jumlah penduduk lanjut usia berlangsung semakin cepat dalam beberapa tahun terakhir.
Data SUPAS 2025 menunjukkan perubahan tersebut semakin nyata. Dari 7,59 persen pada 2010 menjadi 11,97 persen pada 2025, proporsi lansia meningkat lebih dari empat poin persentase dalam kurun 15 tahun.
“Persentase lansia hasil SUPAS 2025 sebesar 11,97 persen menunjukkan bahwa Indonesia sudah memasuki fase aging population,” terang Amalia.
Bagi sejumlah provinsi seperti DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Jawa Tengah, dan Sulawesi Utara, fase tersebut bahkan sudah terlihat lebih jelas melalui tingginya proporsi penduduk usia lanjut yang berada jauh di atas rata-rata nasional.
Data SUPAS 2025 tersebut sekaligus menegaskan perubahan struktur demografi kini tidak lagi menjadi proyeksi jangka panjang, melainkan sudah berlangsung di berbagai daerah di Indonesia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang#penduduk-lansia #aging-population #penuaan-penduduk #lansia #demografi-indonesia