Gubernur Khofifah Geser Jadwal WFH Pemprov Jatim jadi Hari Jumat

Gubernur Khofifah Geser Jadwal WFH Pemprov Jatim jadi Hari Jumat

Gubernur Khofifah mengubah jadwal WFH ASN Pemprov Jatim dari Rabu ke Jumat mulai Juni 2026, selaras arahan pusat, tanpa mengurangi kualitas layanan publik.

(Bisnis.Com) 02/06/26 11:20 237313

Bisnis.com, SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur secara resmi mengubah waktu pelaksanaan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Mulai Juni 2026, jadwal WFH yang awalnya jatuh setiap Rabu telah digeser menjadi hari Jumat mengikuti arahan pemerintah pusat.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan kebijakan untuk menggeser hari pelaksanaan WFH tersebut diambil pihaknya dalam rangka menyelaraskan kebijakan daerah dengan instruksi pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberlakukan WFH bagi Aparatur Sipil Negara secara terbatas dan terukur dari jumlah pegawai setiap hari Jum’at. Hal ini untuk menyinkronkan dengan arahan Mendagri bahwa WFH diarahkan secara nasional dilaksanakan pada hari Jumat," beber Khofifah dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).

Mantan Menteri Sosial (Mensos) RI menyebut perubahan skema secara efektif mulai berlaku pada Jumat (5/6/2026) mendatang. Walaupun WFH berjalan jelang akhir pekan, Khofifah menjamin tidak akan ada penurunan kualitas pelayanan publik di wilayah kerjanya.

"Harinya disinkronkan dengan pusat, WFH hari Jumat, mulai [tanggal 5] Juni," ujarnya.

Khofifah mengeklaim bahwa Pemprov Jatim menerapkan aturan ketat dalam pelaksanaan WFH bagi segenap ASN. Namun, ia memberikan pengecualian terhadap organisasi perangkat daerah atau dinas tertentu, di mana sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat tetap diwajibkan bekerja dari kantor atau work from office (WFO) secara penuh.

"Rumah Sakit, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, Bakesbangpol, Dinas Pendidikan UPT SMA/SMK/SLB, semuanya yang melakukan pelayanan publik tetap bekerja secara WFO," tegasnya.

Dirinya menjelaskan organisasi perangkat daerah yang bersinggungan langsung dengan masyarakat itu harus menjamin keberlangsungan pelayanan publik tetap berjalan, prima, dan mudah diakses.

"Termasuk layanan kesehatan, transportasi, keamanan dan lainnya, serta memperhatikan penyediaan layanan yang ramah anak bagi kelompok rentan, meliputi penyandang disabilitas, orang lanjut usia, wanita hamil, anak-anak dan kelompok rentan lainnya," jelasnya.

Menurutnya, pelaksanaan WFH tersebut bukan tanpa pengawasan. Berdasarkan Surat Edaran Gubernur Jatim tentang Pelaksanaan Fleksibilitas Tugas Kedinasan Bagi ASN, para pegawai yang mendapatkan jadwal WFH dilarang keras untuk meninggalkan rumah.

Khofifah mengatakan masing-masing ASN diwajibkan untuk tetap responsif terhadap arahan pimpinan dan wajib siap sedia datang ke kantor sewaktu-waktu bila dibutuhkan. Sistem pengawasan juga diperketat digital, pegawai wajib melakukan pencatatan kehadiran melalui aplikasi JATIM PRESENSI dengan memilih opsi WFH, serta melaporkan aktivitas harian beserta bukti dukung output kinerja. Atasan pun memegang tanggung jawab penuh untuk memverifikasi laporan tersebut.

Selain itu, demi efisiensi energi, ASN yang akan melaksanakan WFH wajib memastikan kondisi ruang kerja di kantor dalam keadaan aman, mematikan pendingin ruangan (AC), lampu, hingga mencabut seluruh kabel dari stop kontak listrik, sebelum meninggalkan kantor pada Kamis.

Pemprov Jatim menilai pola kerja fleksibel ini menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan efisiensi birokrasi berbasis teknologi, dengan catatan performa dan kuantitas layanan masyarakat tidak berkurang sedikit pun.

Seperti diketahui, Pemprov Jatim sebelumnya memberlakukan kebijakan WFH bagi ASN setiap Rabu, terhitung sejak 1 April 2026. Langkah ini berbeda dengan instruksi pemerintah pusat, yang menerapkan WFH tiap Jumat, sebagai langkah efisiensi BBM di tengah krisis energi akibat konflik Timur Tengah.

Khofifah menjelaskan kebijakan WFH pada hari Rabu telah melalui proses pertimbangan yang matang. Ia sengaja menghindari WFH pada Jumat untuk mencegah adanya kecenderungan ASN memanfaatkan waktu untuk libur panjang pada akhir pekan (long weekend), yang justru berpotensi meningkatkan penggunaan BBM karena mobilitas wisata atau pulang kampung.

"Semula kita melakukan exercise kira-kira kalau WFH itu hari Jumat bagaimana? Kalau hari Jumat ada kecenderungan bablas long weekend. Kalau long weekend yang semula diharapkan ini akan menjadi bagian dari efisiensi penggunaan BBM, bukan tambah hemat tambah tidak hemat," tutur Khofifah, Rabu (25/3/2026) silam.

#wfh-pemprov-jatim #gubernur-khofifah #wfh-hari-jumat #asn-jawa-timur #kebijakan-wfh #khofifah-indar-parawansa #instruksi-pemerintah-pusat #pelayanan-publik-jawa-timur #wfh-aparatur-sipil-negara #wfh-d

https://surabaya.bisnis.com/read/20260602/531/1977746/gubernur-khofifah-geser-jadwal-wfh-pemprov-jatim-jadi-hari-jumat