Irlandia Larang Impor dari Permukiman Israel Mulai Pertengahan Juli
Menteri Luar Negeri Irlandia Helen McEntee mengatakan Irlandia sedang bergerak maju dengan undang-undang yang bertujuan melarang perdagangan barang-barang yang... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 28/05/26 16:06 234115
DUBLIN - Menteri Luar Negeri Irlandia Helen McEntee mengatakan Irlandia sedang bergerak maju dengan undang-undang yang bertujuan melarang perdagangan barang-barang yang diproduksi di permukiman Israel di Tepi Barat yang diduduki.McEntee mengatakan pemerintah berharap mengesahkan undang-undang tersebut pada pertengahan Juli. Ini merupakan langkah yang mencerminkan meningkatnya kritik Irlandia terhadap kebijakan Israel di wilayah Palestina.
Langkah Irlandia ini dilakukan meskipun mendapat penentangan keras dari pemerintah Israel, anggota parlemen di Kongres AS, dan tekanan dari kelompok bisnis internasional.
Irlandia telah menjadi salah satu kritikus terkemuka Eropa terhadap kampanye militer Israel yang sedang berlangsung di Gaza.
Sejak akhir tahun 2024, Dublin telah memperingatkan mereka dapat memberlakukan tindakan ekonomi yang menargetkan permukiman atas perluasan pemukiman yang terus berlanjut.
Menteri luar negeri Irlandia mengatakan pendekatan yang lebih keras ini didorong oleh apa yang digambarkannya sebagai kurangnya kemauan pemerintah Israel untuk mengejar solusi damai, menunjuk pada peningkatan tajam serangan pemukim di Tepi Barat yang diduduki, tambahnya.
Surat kabar harian Irlandia, The Irish Independent, melaporkan pernyataan McEntee yang mengatakan peningkatan kekerasan pemukim baru-baru ini di Tepi Barat yang diduduki menunjukkan pemerintah Israel "tidak memiliki keinginan" untuk solusi damai.
(sya)
#irlandia #kejahatan-perang-israel #tepi-barat #genosida #permukiman-yahudi