MSC libatkan ahli Indonesia bahas pengelolaan gurita berkelanjutan

MSC libatkan ahli Indonesia bahas pengelolaan gurita berkelanjutan

Marine Stewardship Council (MSC) melibatkan tiga ahli asal Indonesia dalam workshop internasional mengenai pengelolaan perikanan gurita berkelanjutan.Program ...

(Antara) 22/05/26 20:41 229540

Indonesia memiliki banyak pembelajaran menarik terkait pengelolaan gurita berbasis masyarakat

Kabupaten Bogor (ANTARA) - Marine Stewardship Council (MSC) melibatkan tiga ahli asal Indonesia dalam workshop internasional mengenai pengelolaan perikanan gurita berkelanjutan.

Program Director MSC Indonesia Hirmen Syofyanto dalam keterangannya yang diterima di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat, menjelaskan workshop yang berlangsung di Málaga, Spanyol, pada 12–14 Mei 2026 itu, diselenggarakan bersama Oceanographic Center of the Spanish Institute of Oceanography/Instituto Español de Oceanografía (IEO-CSIC) tersebut mempertemukan peneliti, pemerintah, pengelola perikanan, NGO, hingga pelaku industri dari berbagai negara untuk membahas praktik terbaik pengelolaan perikanan gurita.

Kegiatan yang didukung pendanaan Ocean Stewardship Fund itu membahas berbagai tantangan pengelolaan gurita sebagai spesies berumur pendek atau short-lived species, mulai dari stock assessment, sistem pemantauan, model tata kelola, hingga pengembangan Strategi Tangkap atau Harvest Strategy.

Tiga perwakilan Indonesia yang terlibat yakni dosen Universitas Mataram sekaligus Ketua Forum Ilmiah Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan Provinsi Nusa Tenggara Barat Soraya Gigantika, peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional Duranta D. Kembaren, serta praktisi NGO dan MSC Technical Consultant Faridz Fachri.

Hirmen mengatakan keterlibatan ahli Indonesia menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam memperkuat pengelolaan perikanan gurita secara ilmiah dan kolaboratif.

“Perikanan gurita menjadi salah satu sektor penting bagi nelayan skala kecil di Indonesia. Kehadiran para ahli Indonesia di forum global ini menunjukkan bahwa pengalaman dan pembelajaran dari Indonesia juga relevan untuk dibagikan ke tingkat internasional,” kata Hirmen.

Ia berharap kolaborasi lintas negara tersebut dapat memperkuat kapasitas pengelolaan perikanan gurita yang berkelanjutan, berbasis data, dan melibatkan masyarakat.

Menurut MSC, Indonesia menjadi salah satu negara yang mendapat perhatian dalam forum tersebut karena sebelumnya telah menjalankan berbagai program perbaikan perikanan gurita atau Fisheries Improvement Project.

Berbagai inisiatif pengelolaan gurita berbasis masyarakat, penguatan tata kelola, hingga penyusunan Rencana Pengelolaan Perikanan Gurita telah dilakukan di sejumlah wilayah Indonesia untuk mendorong keberlanjutan perikanan skala kecil.

Meski demikian, pengelolaan perikanan gurita di Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya keterbatasan data ilmiah mengenai stok gurita, belum optimalnya sistem pendataan hasil tangkapan, hingga minimnya pengaturan ukuran layak tangkap.

Dalam draf Rencana Pengelolaan Perikanan Gurita Nasional, pemerintah dan pemangku kepentingan juga mengidentifikasi indikasi degradasi stok gurita, khususnya spesies Octopus cyanea di beberapa Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.

Selain itu, keterbatasan informasi ilmiah mengenai habitat, siklus hidup, dan data penangkapan dinilai menjadi tantangan yang perlu segera diatasi agar pengelolaan perikanan gurita berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Peneliti BRIN Duranta D. Kembaren mengatakan workshop tersebut menjadi kesempatan penting untuk mempertemukan pengalaman lokal Indonesia dengan praktik internasional yang telah diterapkan di berbagai negara.

“Indonesia memiliki banyak pembelajaran menarik terkait pengelolaan gurita berbasis masyarakat. Di sisi lain, kami juga dapat belajar mengenai pendekatan stock assessment, monitoring dan tata kelola dari negara lain yang dapat disesuaikan dengan konteks perikanan skala kecil di Indonesia,” ujar Duranta.

Melalui workshop tersebut, para peserta diharapkan dapat menyusun dokumen panduan bersama guna mendukung pengambilan keputusan dalam pengelolaan perikanan gurita secara global.

Bagi Indonesia, hasil diskusi dan pembelajaran dari forum internasional itu diharapkan dapat memperkuat kebijakan dan implementasi pengelolaan perikanan gurita yang lebih adaptif, transparan, dan berkelanjutan di masa mendatang.

Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

#msc #gurita-berkelanjutan #perikanan

https://www.antaranews.com/berita/5578769/msc-libatkan-ahli-indonesia-bahas-pengelolaan-gurita-berkelanjutan