BPH Migas Sebut Stok BBM Nasional dalam Kondisi Aman
BPH Migas melaporkan stok BBM nasional aman hingga Mei 2026, dengan ketahanan stok Pertalite 16,4 hari dan Pertamax Turbo 61,7 hari.
(Bisnis.Com) 19/05/26 17:54 225205
Bisnis.com, JAKARTA - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) melaporkan perkembangan stok bahan bakar minyak (BBM) nasional hingga pertengahan Mei 2026
Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menuturkan, stok BBM Indonesia berada di level yang sangat aman. Secara terperinci, hingga 18 Mei 2026, jumlah cadangan BBM RON 90 atau Pertalite tercatat sebesar 1,37 juta kiloliter dengan rata-rata konsumsi harian atau daily offtake throughput (DOT) mencapai 85.560 kiloliter per hari.
Dengan kondisi tersebut, Wahyudi mengatakan, ketahanan stok nasional Pertalite berada di level 16,4 hari.
"Sebagai laporan, stok BBM nasional bahwasanya kita sangat aman," jelas Wahyudi dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XII DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta pada Selasa (19/5/2026).
Sementara itu, stok Solar (CN 48) tercatat sebesar 1,57 juta kiloliter, dengan konsumsi harian sebesar 96.016 kiloliter dengan ketahanan stok mencapai 16,4 hari.
Untuk BBM nonsubsidi Pertamax (RON 92), stok nasional mencapai 561.022 kiloliter dengan konsumsi harian 20.153 kiloliter dan ketahanan mencapai 27,8 hari.
Kemudian, Pertamax Turbo (RON 98) mencatat ketahanan stok sebesar 61,7 hari. Stok BBM tersebut mencapai 72.125 kiloliter dengan konsumsi harian sebesar 1.169 kiloliter.
Selanjutnya, untuk kelompok gasoil, Pertamina Dex (CN 53) memiliki ketahanan stok 35 hari dengan stok nasional 60.160 kiloliter dan konsumsi harian 1.717 kiloliter.
Adapun, stok avtur tercatat sebesar 385.353 kiloliter dengan konsumsi harian 14.464 kiloliter dan ketahanan stok 26,6 hari. Terakhir, stok kerosene tercatat sebesar 16.684 kiloliter dengan konsumsi harian 1.413 kiloliter dan ketahanan stok 11,8 hari.