Bukan Pertama Kali, Delegasi Trump Buang Semua Hadiah dari China
Meskipun Presiden AS Donald Trump menggambarkan pembicaraannya dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing sebagai sangat sukses dan tak terlupakan, laporan... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 16/05/26 14:20 222401
BEIJING - Meskipun Presiden AS Donald Trump menggambarkan pembicaraannya dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing sebagai "sangat sukses" dan "tak terlupakan," laporan yang muncul setelah kunjungan tersebut menggarisbawahi ketidakpercayaan mendalam yang terus mendefinisikan hubungan AS-China.Menurut Clash Report dan beberapa laporan media, anggota delegasi AS yang mendampingi Trump diduga membuang semua barang yang diberikan oleh tuan rumah China, termasuk lencana peringatan, pin kerah, hadiah, dan telepon seluler sekali pakai, sebelum menaiki Air Force One untuk perjalanan pulang dari Beijing.
Melansir NDTV, laporan tersebut selanjutnya mengklaim bahwa anggota delegasi telah menghindari membawa perangkat elektronik pribadi selama perjalanan dan malah mengandalkan sepenuhnya pada telepon seluler sekali pakai "bersih" sementara sebagai bagian dari tindakan pencegahan keamanan siber yang ketat.
"Tidak ada barang asal China yang masuk ke pesawat," kata Clash Report, mengutip laporan dari perwakilan media yang bepergian dengan delegasi tersebut.
Langkah yang dilaporkan tersebut mencerminkan kekhawatiran lama di Washington mengenai kemampuan pengawasan siber Beijing dan kemungkinan perangkat elektronik atau suvenir digunakan untuk pengumpulan intelijen atau tujuan pelacakan.
Protokol keamanan yang ketat sangat kontras dengan citra diplomatik yang telah diatur dengan cermat selama KTT dua hari tersebut, yang berakhir pada 15 Mei. Selama kunjungan tersebut, Trump dan Xi terlihat berjalan-jalan di taman kompleks kepemimpinan Zhongnanhai dan menghadiri acara-acara formal yang menampilkan masakan tradisional Tiongkok.
Trump juga memuji apa yang disebutnya sebagai "kesepakatan perdagangan fantastis," termasuk perjanjian yang terkait dengan pembelian pesawat Boeing dan ekspor kedelai Amerika. Sebagai tambahan penting dalam delegasi, Jensen Huang, kepala eksekutif NVIDIA, bergabung dalam diskusi yang berpusat pada semikonduktor kecerdasan buatan dan kerja sama teknologi canggih.
Terlepas dari pesan publik yang hangat, pembuangan materi yang dikeluarkan China sebelum keberangkatan menyoroti defisit kepercayaan yang berkelanjutan antara dua ekonomi terbesar di dunia.
Sementara Trump berbicara tentang “stabilitas strategis yang konstruktif” dan menekankan hubungan pribadinya dengan Xi, langkah-langkah keamanan yang dilaporkan menunjukkan bahwa keterlibatan diplomatik hanya sedikit mengurangi kehati-hatian Washington atas potensi risiko siber dan intelijen yang terkait dengan China.
(ahm)
#konflik-as-vs-china #as-vs-china-memanas #perang-nuklir-as-vs-china #donald-trump #xi-jinping