Tekor Rp1,8 Triliun per Hari, India Akhirnya Naikkan Harga BBM Pertama sejak 2022

Tekor Rp1,8 Triliun per Hari, India Akhirnya Naikkan Harga BBM Pertama sejak 2022

Pemerintah India resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk pertama kalinya dalam empat tahun di tengah tekanan krisis energi global. Pemerintah India... | Halaman Lengkap

(SINDOnews Ekbis) 15/05/26 22:05 222144

NEW DELHI - Pemerintah India resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk pertama kalinya dalam empat tahun di tengah tekanan krisis energi global akibat konflik berkepanjangan di Timur Tengah. Kebijakan tersebut diambil setelah perusahaan minyak India menanggung kerugian akibat lonjakan harga energi global.

"Perusahaan pemasaran minyak India menanggung kerugian hampir 10 miliar rupee India atau sekitar USD104,54 juta per hari atau setara Rp1,8 triliun per hari agar beban kenaikan harga energi global tidak sepenuhnya diteruskan kepada masyarakat," demikian pernyataan Pemerintah India dikutip dari Anadolu Ajansi, Jumat (15/5/2026).

Pemerintah India menaikkan harga bensin sebesar 3 rupee menjadi 97,77 rupee India atau sekitar USD1,2 per liter di New Delhi. Sementara, harga solar naik menjadi 90,67 rupee India atau sekitar USD0,95 per liter.

Kenaikan harga tersebut menjadi yang pertama sejak April 2022. Langkah itu dilakukan setelah pejabat tinggi India mengungkapkan bahwa perusahaan minyak nasional menghadapi tekanan keuangan berat akibat terganggunya pasokan energi dari kawasan Timur Tengah.

India masih sangat bergantung pada impor energi dari Timur Tengah dengan nilai mencapai sekitar USD180 miliar sepanjang 2024. Hampir 50% kebutuhan energi negara tersebut dipasok dari kawasan Teluk yang kini terdampak konflik geopolitik.

India bulan lalu kembali membeli minyak dari Iran untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun terakhir. Pembelian kembali minyak Iran dilakukan setelah konflik regional meningkat pasca-serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari lalu.

Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi sebelumnya juga meminta masyarakat mengurangi konsumsi bahan bakar melalui penerapan kerja dari rumah. Modi bahkan memangkas jumlah kendaraan dalam iring-iringan resminya sebagai bagian dari upaya penghematan energi nasional.

Selain itu, pemerintah New Delhi mulai menerapkan kebijakan bekerja dari rumah selama dua hari dalam sepekan bagi pegawai pemerintahan. Gangguan di Selat Hormuz yang menjadi jalur sekitar 20% pengiriman minyak dunia juga memperparah tekanan rantai pasok energi global dan memicu lonjakan harga minyak internasional.
(nng)

#india #harga-bbm #krisis-energi #selat-hormuz #perang-as-vs-iran

https://ekbis.sindonews.com/read/1707321/33/tekor-rp18-triliun-per-hari-india-akhirnya-naikkan-harga-bbm-pertama-sejak-2022-1778853912