Telkomsel Layani 156,1 Juta Pelanggan 2025, Pendapatan Capai Rp109,3 Triliun

Telkomsel Layani 156,1 Juta Pelanggan 2025, Pendapatan Capai Rp109,3 Triliun

Telkomsel melayani 156,1 juta pelanggan pada 2025 dengan pendapatan Rp109,3 triliun, fokus pada kualitas pelanggan dan peningkatan konsumsi data.

(Bisnis.Com) 15/05/26 15:35 221874

Bisnis.com, JAKARTA — PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) melayani 156,1 juta pelanggan pada 2025 atau terkoreksi 2,1% dibandingkan dengan 2024 yang berjumlah 159,4 juta pelanggan. Adapun pendapatan yang dibukukan sepanjang 2025 mencapai Rp109,3 triliun atau terkoreksi 3,6% year on year/YoY.

Berdasarkan laporan info memo Telkom 2025 yang dikutip Jumat (15/5/2026), Manajemen Telkom memaparkan strategi perusahaan kini lebih fokus pada kualitas pelanggan dibandingkan kuantitas semata. Hal ini tercermin dari jumlah basis pelanggan (customer base) Telkomsel pada periode tersebut.

Terkait nilai rata-rata pendapatan per pengguna atau Average Revenue Per User (ARPU), sepanjang 2025, ARPU Mobile Telkomsel tercatat sebesar Rp45.000 pada kuartal IV/2025, membawa rata-rata ARPU tahunan berada di angka Rp43.000.

Jika dibandingkan dengan rata-rata ARPU 2024 yang sebesar Rp44.400, terdapat koreksi tipis tahunan sebesar 3,1%. Meski demikian, tren kuartalan menunjukkan pemulihan konsisten sejak pertengahan tahun.

Kenaikan ARPU pada akhir tahun didorong peningkatan konsumsi data. Payload atau trafik data Telkomsel melonjak signifikan sebesar 15% YoY, dari 19.909 Petabyte pada 2024 menjadi 22.895 Petabyte pada 2025. Manajemen menilai pertumbuhan trafik ini menjadi kompensasi atas penurunan pendapatan dari bisnis legacy yang merosot hingga 25,3% YoY.

Di sisi lain, jumlah pelanggan pascabayar (Telkomsel HALO) menunjukkan resiliensi dengan pertumbuhan 5% YoY menjadi 8,4 juta pelanggan pada 2025. Segmen berkualitas tinggi ini menjadi jangkar bagi stabilitas pendapatan di tengah fluktuasi pasar prabayar.

Manajemen Telkom menyampaikan fokus pada akuisisi pelanggan bernilai tinggi serta program loyalitas terintegrasi membantu menjaga margin EBITDA segmen B2C tetap sehat, meski laba bersih segmen ini terkoreksi 10,5% YoY menjadi Rp19,7 triliun.

Dari sisi jaringan, Telkomsel mengoperasikan 240.000 BTS 4G pada 2025 atau bertambah sekitar 19.000 BTS secara tahunan. Sementara itu untuk 5G jumlahnya bertambah dari 1.000 BTS pada 2024 menjadi 5.000 BTS pada 2025. Khusus untuk 2G, jumlahnya stagnan secara tahunan pada angka 49.000 BTS.

Ke depan, Telkom terus mengoptimalkan strategi Fixed Mobile Convergence (FMC) untuk memperdalam penetrasi pasar. Dengan membaiknya momentum ARPU dan trafik data pada kuartal penutup 2025, manajemen optimistis kinerja Telkomsel akan semakin solid dalam mendukung pertumbuhan konsolidasi grup pada periode mendatang.

#telkomsel-pelanggan-2025 #pendapatan-telkomsel-2025 #arpu-telkomsel-2025 #trafik-data-telkomsel #bts-4g-telkomsel #bts-5g-telkomsel #pelanggan-pascabayar-telkomsel #telkomsel-halo-2025 #pertumbuhan-tr

https://teknologi.bisnis.com/read/20260515/101/1973973/telkomsel-layani-1561-juta-pelanggan-2025-pendapatan-capai-rp1093-triliun