Deputi Gubernur BI tekankan kunci jaga ekonomi kawasan pada AFMGM+3
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Filianingsih Hendarta menekankan pentingnya koordinasi yang erat antara kebijakan moneter dan fiskal sebagai kunci untuk ...
(Antara) 05/05/26 19:41 212230
kewaspadaan perlu terus diperkuat melalui kebijakan domestik yang solid dan kerja sama regional
Jakarta (ANTARA) - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Filianingsih Hendarta menekankan pentingnya koordinasi yang erat antara kebijakan moneter dan fiskal sebagai kunci untuk menjaga ketahanan ekonomi kawasan pada forum ASEAN+3 Finance Ministers and Central Bank Governors\' Meeting (AFMGM+3) ke-29.
“Di saat yang sama, kewaspadaan perlu terus diperkuat melalui kebijakan domestik yang solid dan kerja sama regional,” kata Filianingsih, sebagaimana dikutip dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa.
Ia menambahkan bahwa dalam konteks ini, Chiang Mai Initiative Multilateralisation (CMIM) berperan strategis dalam pilar utama jaring pengaman keuangan kawasan.
“Karenanya, penguatan CMIM penting agar semakin adaptif dan responsif menghadapi berbagai tantangan,” kata Filianingsih.
AFMGM+3 merupakan forum tahunan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral ASEAN+3 untuk membahas perkembangan ekonomi global dan regional serta memperkuat kerja sama ekonomi dan keuangan di kawasan.
Penguatan kerja sama keuangan regional dilakukan merespons risiko global akibat konflik di Timur Tengah yang berpotensi menekan pertumbuhan ekonomi kawasan.
Pertemuan mengesahkan Updated Strategic Direction of the ASEAN+3 Finance Process sebagai panduan kolaborasi jangka menengah-panjang.
Upaya ini akan mempererat sinergi antar inisiatif yang telah berjalan maupun pengembangan area kerja sama baru agar ASEAN+3 Finance Process mampu merespons dinamika perekonomian.
Pertemuan tersebut juga mendorong upaya penguatan dan peningkatan efektivitas CMIM sebagai jaring pengaman keuangan regional yang merupakan pelengkap Global Financial Safety Net (GFSN).
Pertemuan AFMGM+3 ke-29 dipimpin oleh Co-Chairs Filipina dan Jepang, serta dihadiri oleh seluruh negara anggota ASEAN bersama Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok, serta perwakilan AMRO, Asian Development Bank (ADB), Sekretariat ASEAN, dan International Monetary Fund (IMF). Pertemuan tahun ini juga diikuti Timor-Leste yang mulai bergabung dalam ASEAN.
Forum ini juga mengapresiasi peran strategis ASEAN+3 Macroeconomic Research Office (AMRO) yang selama 10 tahun terakhir berperan sebagai penasihat kebijakan regional dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan keuangan. Selanjutnya, Singapura dan Korea akan bertindak sebagai Co-Chairs ASEAN+3 AFMGM+3 ke-30 pada tahun 2027.
Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026