Krakatau Steel (KRAS) Siapkan Kawasan Industri Petrokimia di Anyer
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) menyiapkan kawasan industri terintegrasi terbaru di Anyer, Kabupaten Serang, Banten.
(IDX-Channel) 05/05/26 19:38 212192
IDXChannel - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) melalui anak usahanya PT Krakatau Sarana Infrastruktur (KSI) menyiapkan kawasan industri terintegrasi terbaru di Anyer, Kabupaten Serang, Banten.
Kawasan ini juga diproyeksikan berstatus Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Rencananya, kawasan ini akan difokuskan pada sektor petrokimia dan industri pendukung strategis lainnya.
Pengembangan kawasan ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam mendukung agenda hilirisasi industri yang didorong pemerintah sekaligus memperkuat struktur industri nasioinal berbasis nilai tambah.
Direktur Utama PT KSI, Dazul Herman mengatakan, bahwa kawasan ini dirancang sebagai kawasan industri terintegrasi yang mencakup sektor hilirisasi baja, petrokimia, energi, material, serta logistik berkelanjutan.
“Kawasan ini kami rancang sebagai ekosistem industri yang terintegrasi, mulai dari penyediaan bahan baku, proses hilirisasi, hingga konektivitas logistik yang didukung oleh pelabuhan, jaringan kereta api, dan akses jalan tol. Dengan integrasi ini, kami optimistis dapat menciptakan efisiensi sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional," katanya dalam keterangan resmi, Selasa (5/5/2026).
Lebih lanjut, kata Dazul, kawasan ini menargetkan masuknya investor dari berbagai sektor strategis tersebut. Sejumlah investor global dari China, Amerika Serikat (AS), dan Brunei Darussalam telah menyatakan minat dan saat ini berada dalam tahap penjajakan awal.
Kawasan industri tersebut memiliki luas awal sekitar 400 hektare (ha) dan akan dikembangkan secara bertahap hingga mencapai lebih dari 2.000 ha. Lokasinya yang strategis di wilayah Anyer diharapkan mampu memperkuat konektivitas logistik nasional sekaligus menjadi pusat pertumbuhan industri baru di wilayah barat Indonesia.
Dari sisi ekonomi, pengembangan kawasan ini diproyeksikan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional dan daerah, dengan potensi peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) hingga Rp58,9 triliun, serta kontribusi fiskal sebesar Rp6,6 triliun. Selain itu, kawasan ini juga berpotensi menyerap hingga 180 ribu tenaga kerja, sehingga memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Serang dan sekitarnya.
Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar Djohan menambahkan, pengembangan kawasan ini merupakan bagian dari transformasi Krakatau Steel Group dalam memperluas peran strategisnya di sektor industri nasional. Dia menilai, pengembangan kawasan ini menjadi bagian dari langkah strategis Krakatau Steel Group dalam memperkuat ekosistem industri nasional.
"Kami melihat kebutuhan akan kawasan yang mampu menarik investasi global sekaligus mendorong hilirisasi industri secara berkelanjutan," katanya.
Akbar mengatakan, kawasan ini juga sejalan dengan upaya penguatan daya saing daerah, termasuk mendukung inisiatif “Banten Gold” yang diusung Pemerintah Provinsi Banten dalam mendorong pertumbuhan investasi dan industrialisasi di wilayah tersebut.
Selain itu, pembangunan kawasan akan mengedepankan konsep smart and green industrial park sebagai bagian dari komitmen terhadap prinsip keberlanjutan dan dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), melalui efisiensi energi, pengelolaan lingkungan, serta penerapan teknologi industri yang ramah lingkungan.
(Rahmat Fiansyah)