Lindungi Karya Seni, AXA Hadirkan Asuransi Global di RI

Lindungi Karya Seni, AXA Hadirkan Asuransi Global di RI

Pasar seni kian tumbuh, AXA rilis asuransi khusus lindungi karya seni dan koleksi bernilai tinggi di Indonesia.

(Kompas.com) 30/04/26 21:49 208150

JAKARTA, KOMPAS.com – PT AXA Insurance Indonesia menghadirkan solusi asuransi karya seni berstandar global di Indonesia seiring meningkatnya kebutuhan perlindungan aset bernilai tinggi di pasar seni yang semakin dinamis.

Produk bertajuk "Fine Art & Collections Insurance" ini dirancang untuk melindungi karya seni dan koleksi berharga yang tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga nilai pribadi dan sentimental bagi pemiliknya.

Presiden Direktur AXA Insurance Indonesia Laurent Bourson mengatakan, segmen karya seni membutuhkan perlindungan yang lebih spesifik dibandingkan aset lainnya.

“Kami melihat segmen karya seni dan aset bernilai tinggi sebagai area yang membutuhkan perlindungan yang sangat spesifik,” ujar Laurent dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (30/4/2026).

“Melalui Fine Art & Collections Insurance dan kolaborasi dengan AXA XL, kami menghadirkan standar global dalam manajemen risiko serta perlindungan yang dirancang untuk menjaga nilai karya seni dan koleksi berharga secara berkelanjutan,” lanjut dia.

Produk ini diluncurkan sejalan dengan meningkatnya aktivitas pameran seni serta bertambahnya jumlah kolektor, termasuk generasi muda yang mulai aktif mengoleksi karya seni bernilai tinggi.

Bagi pemiliknya, karya seni tidak hanya dipandang sebagai instrumen investasi, tetapi juga bagian dari identitas, inspirasi, hingga warisan budaya yang perlu dijaga.

Menyasar kolektor hingga museum

AXA Insurance menghadirkan perlindungan ini tidak hanya untuk kolektor individu, tetapi juga untuk galeri seni, studio seniman, hingga museum yang membutuhkan pendekatan manajemen risiko khusus.

Produk ini mencakup perlindungan berbagai jenis koleksi, mulai dari lukisan, patung, seni visual, keramik, hingga benda bernilai tinggi seperti buku antik, perhiasan, jam tangan, tas mewah, dan busana haute couture.

Fine Art & Collections Insurance juga telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam kategori Asuransi Barang Seni & Perhiasan.

Chief Executive Officer Asia AXA XL Sylvie Gleises menambahkan, kolaborasi ini membawa pengalaman global dalam perlindungan karya seni ke pasar Indonesia.

“Dengan pengalaman global selama lebih dari enam puluh tahun, AXA XL menghadirkan perlindungan Fine Art & Collections berstandar internasional ke Indonesia melalui kolaborasi dengan AXA Insurance,” ujar Sylvie.

“Komitmen kami bukan hanya menyediakan asuransi, tetapi juga berperan aktif dalam melindungi nilai karya seni dan menjaga warisan budaya melalui jaringan ahli seni rupa global,” tambah dia.

Didukung tim spesialis dan jaringan internasional, AXA memastikan perlindungan dilakukan secara presisi, menyeluruh, serta relevan dengan risiko yang dihadapi karya seni di setiap tahap siklus hidupnya.

Sebagai bagian dari AXA Group, perusahaan ini menyediakan solusi asuransi umum dan kesehatan melalui berbagai kanal distribusi, dengan jangkauan layanan di puluhan kota dan didukung ribuan mitra serta agen di Indonesia.

Untuk memberikan konteks lebih luas, peluncuran produk asuransi karya seni ini juga terjadi di tengah dorongan regulator untuk memperkuat peran industri asuransi dalam perekonomian nasional.

OJK dorong kontribusi asuransi ke ekonomi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong peningkatan kontribusi industri asuransi dan dana pensiun terhadap produk domestik bruto (PDB), seiring target pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di kisaran 5 persen hingga 8 persen dalam beberapa tahun ke depan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono menyebut, sektor ini masih menghadapi tantangan dalam memperbesar perannya.

"Tantangan utama sektor perasuransian, penjaminan dan dana pensiun (PPDP) adalah memastikan pertumbuhan industri dapat melampaui pertumbuhan ekonomi nasional," kata dia dalam PPDP Regulatory Dissemination Day, Senin (13/4/2026).

Industri asuransi ditargetkan tumbuh 5 persen hingga 7 persen per tahun, sementara dana pensiun diharapkan tumbuh lebih tinggi, yakni 10 persen hingga 12 persen per tahun. Pada 2029, target pertumbuhan industri asuransi meningkat menjadi 7 persen hingga 9 persen.

Untuk mencapai target tersebut, Ogi menekankan pentingnya penguatan internal industri, mulai dari permodalan, tata kelola, hingga manajemen risiko.

"Dibutuhkan kebijakan dan regulasi yang tepat dan dapat bermanfaat bagi industri PPDP untuk menjaga stabilitas kinerja," imbuh dia.

Ia juga menyoroti masih rendahnya kontribusi dana kelolaan sektor ini terhadap ekonomi nasional.

"Sehingga dana pensiun dan asuransi itu justru berkontribusi untuk pendanaan di ekonomi, di sektor keuangan. Di kita itu relatif masih rendah, masih sekitar 6 persen," ucap dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

#jakarta #karya-seni #asuransi #seni #axa-insurance

https://money.kompas.com/read/2026/04/30/214936126/lindungi-karya-seni-axa-hadirkan-asuransi-global-di-ri