Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.326 per Dolar AS

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.326 per Dolar AS

Rupiah melemah ke Rp17.326 per dolar AS akibat sentimen global, termasuk keluarnya UEA dari OPEC dan blokade pelabuhan Iran oleh AS. Pasar menunggu keputusan suku bunga Fed.

(Bisnis.Com) 29/04/26 16:41 206618

Bisnis.com, JAKARTA — Mata uang rupiah ditutup melemah ke level Rp17.326 per dolar AS pada perdagangan, Rabu (29/4/2026).

Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi mengatakan pelemahan pada hari ini sedikit menyusut dibandingkan penutupan hari sebelumnya sebesar Rp17.243 per dolar AS. Sementara indeks dolar AS menguat.

Dia menjelaskan pelemahan mata uang rupiah dipengaruhi oleh sentimen dari luar negeri. Pasar mempertimbangkan dampak keputusan Uni Emirat Arab untuk meninggalkan kelompok produsen OPEC. Keluarnya UEA merupakan pukulan besar bagi kelompok produsen minyak di tengah gangguan yang terus-menerus akibat perang Iran.

Selain itu, AS akan memperpanjang blokade pelabuhan Iran, yang kemungkinan akan memperpanjang gangguan pasokan dari wilayah penghasil minyak utama di Timur Tengah tersebut.

Pasar saat ini menantikan keputusan penting suku bunga Federal Reserve (Fed) yang akan dirilis malam nanti, hari Kamis dini hari pukul 01.00 WIB. Bank sentral AS diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan dana federal di kisaran 3,50% hingga 3,75%, menandai pertemuan ketiga berturut-turut tanpa perubahan.

Sementara itu, dari sisi internal, stagnasi pertumbuhan ekonomi di kisaran 5% bukan semata faktor struktural, melainkan konsekuensi dari pilihan kebijakan yang membiarkan kriminalisasi berlangsung. Target pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 8% dinilai sulit tercapai selama praktik kriminalisasi terhadap kebijakan publik masih terjadi.

"Ketidakpastian hukum yang ditimbulkan membuat para pengambil keputusan cenderung berhati-hati secara berlebihan, bahkan enggan bertindak," katanya.

Kemudian Lembaga pemeringkat utang Fitch Rating menjelaskan sejunlah kekhawatiran investor terhadap Danantara yang nerupakan salah satu point penting yang disorot dalam pertimbangan Fitch Ketika memangkas outlook utang Indonesia dari sebelumnya stabi menjadi negative pada Maret 2026.

Beberapa isu potensial yang muncul adalah terkait dengan tata kelola, ada kecenderungan pelaporan yang terkonsentrasi, karena Danantara melapor langsung kepada presiden. Selain itu, ada juga kekhawatiran bahwa

"Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp. 17.320- Rp.17.380 per dolar AS," tuturnya.

#rupiah-melemah #kurs-rupiah #dolar-as #perdagangan-rupiah #indeks-dolar #sentimen-luar-negeri #opec-uea #perang-iran #blokade-iran #suku-bunga-fed #ekonomi-indonesia #pertumbuhan-ekonomi #kriminalisas

https://market.bisnis.com/read/20260429/93/1970199/rupiah-ditutup-melemah-ke-rp17326-per-dolar-as