Stafsus Presiden dorong kolaborasi digital berdayakan 64 juta UMKM

Stafsus Presiden dorong kolaborasi digital berdayakan 64 juta UMKM

Staf Khusus (Stafsus) Presiden bidang UMKM dan Digitalisasi Tiar N Karbala mendorong kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat pemberdayaan sekitar 64 juta ...

(Antara) 27/04/26 20:17 204396

Jakarta (ANTARA) - Staf Khusus (Stafsus) Presiden bidang UMKM dan Digitalisasi Tiar N Karbala mendorong kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat pemberdayaan sekitar 64 juta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui digitalisasi.

Tiar mengatakan pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menangani tantangan pemberdayaan UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Pemerintah tidak bisa berdiri sendiri untuk mengurusi masalah yang sebegitu banyak dari Sabang sampai Merauke,” kata Tiar berdasarkan keterangannya di Jakarta, Senin.

Ia menekankan perlunya semangat gotong royong antara pemerintah, talenta muda, komunitas, platform digital, dan pihak swasta.

“Harus ada semangat gotong royong di mana program-program ini tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus berkolaborasi secara kolektif dengan talenta muda, komunitas, hingga pihak swasta,” ujar dia.

Tiar menyampaikan hal tersebut dalam Dialog Strategis MitMe Fest 2026 yang digelar di M Bloc Space, Jakarta Selatan, pada 24–26 April 2026.

Festival bertema “Cerita Lokal, Karya Nusantara” itu berfokus pada penguatan kapasitas, literasi teknologi, dan ekosistem bisnis UMKM.

Tiar menyoroti masih adanya kesenjangan antara penetrasi internet yang telah mencapai 77–80 persen dan literasi digital pelaku usaha yang masih berada pada level menengah.

Menurut dia, kondisi tersebut perlu direspons agar pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau AI, tidak memperlebar kesenjangan antara korporasi besar dan pelaku usaha mikro.

Founder Ekosistem MitMe.id Adhitya Noviardi mengatakan UMKM perlu diberdayakan agar mampu tumbuh lebih cepat dan memiliki akses terhadap solusi usaha.

“Bagi kami, UMKM tidak boleh hanya dijadikan objek bisnis, melainkan harus diberdayakan agar mereka tumbuh lebih cepat dan kita bisa bersama-sama membangun cerita lokal,” kata Adhitya.

MitMe Fest 2026 menghadirkan sejumlah program, antara lain asesmen level usaha, pojok konsultasi strategis tanpa biaya, fasilitasi sertifikasi halal gratis, serta workshop kreatif.

Adhitya mengatakan MitMe Fest tidak hanya menjadi ruang pamer, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang pendampingan UMKM.

“Kami melihat UMKM tidak hanya butuh panggung, tetapi juga arah dan akses,” ujar dia.

MitMe berkomitmen melanjutkan program pendampingan, edukasi bisnis melalui aplikasi digital, dan pemanfaatan media sosial untuk membantu UMKM tumbuh secara berkelanjutan.

Pewarta: Aria Ananda
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026

#umkm #digitalisasi #tiar-karbala #mitme-fest-2026 #ekonomi-digital

https://www.antaranews.com/berita/5544499/stafsus-presiden-dorong-kolaborasi-digital-berdayakan-64-juta-umkm