Jelang Hari Raya Iduladha, Khofifah Pastikan Stok Hewan Kurban di Jatim Tercukupi bahkan Surplus
Gubernur Jatim Khofifah pastikan stok hewan kurban surplus jelang Iduladha, dengan pengawasan ketat kesehatan ternak dan infrastruktur siap mendukung pelaksanaan.
(Bisnis.Com) 27/04/26 12:29 203758
Bisnis.com, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan kesiapan pasokan hewan kurban di wilayah kerjanya menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Berdasarkan data terkini, ketersediaan ternak di Jawa Timur dilaporkan mengalami surplus dibandingkan dengan proyeksi kebutuhan masyarakat.
Khofifah merinci stok sapi di Jawa Timur saat ini telah mencapai 629.119 ekor, jauh melampaui kebutuhan regional yang diprediksi sebesar 70.550 ekor. Untuk komoditas kambing, terdapat 940.693 ekor dengan kebutuhan 297.900 ekor, sementara populasi domba tercatat 484.468 ekor dengan proyeksi serapan 58.600 ekor.
“Alhamdulillah, ketersediaan ternak kurban di Jawa Timur tahun ini sangat mencukupi bahkan surplus. Ini menjadi jaminan bahwa masyarakat dapat melaksanakan ibadah kurban dengan tenang,” ujar Khofifah di Surabaya, Senin (27/4/2026).
Selain jaminan stok, Pemprov Jatim juga memperketat pengawasan terhadap kualitas dan kesehatan hewan. Khofifah menegaskan bahwa wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD) diklaimnya telah terkendali secara signifikan melalui program vaksinasi masif dan pengawasan intensif hingga April 2026.
Sebagai langkah mitigasi, Pemprov Jawa Timur menegaskan setiap hewan ternak yang didistribusikan wajib memenuhi protokol kesehatan ketat, termasuk minimal telah menerima vaksinasi PMK dosis pertama dan mengantongi sertifikat veteriner.
"Seluruh petugas akan melakukan pemeriksaan ante mortem dan post mortem untuk memastikan hewan dalam kondisi sehat serta daging yang dihasilkan aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH)," tambahnya.
Guna mendukung kelancaran teknis di lapangan, Khofifah menjelaskan pihaknya telah menyiagakan berbagai infrastruktur, seperti 133 Rumah Potong Hewan Ruminansia (RPH-R), 208 pasar hewan, serta lebih dari 25 ribu titik lokasi pemotongan.
Selain itu, dukungan Sumber Daya Manusia (SDM) profesional juga dikerahkan, yakni 950 dokter hewan, 1.500 paramedik veteriner, dan 1.997 Juru Sembelih Halal (Juleha) bersertifikat. Selain itu, terdapat 2.670 petugas pemeriksa kesehatan hewan yang tersebar di 38 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur.
Melalui kesiapan infrastruktur dan surplus populasi ternak ini, Khofifah percaya diri kebutuhan domestik untuk Hari Raya Idul Adha tahun ini terpenuhi sekaligus mempertahankan posisi Jawa Timur sebagai lumbung ternak nasional.
"Kami terus melakukan vaksinasi dan pengawasan ketat, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dalam melaksanakan ibadah kurban. Dengan kesiapan yang matang ini, kami optimistis pelaksanaan kurban di Jawa Timur tahun ini berjalan aman, lancar, dan memberikan keberkahan bagi seluruh masyarakat," pungkasnya.
#stok-hewan-kurban #hewan-kurban-jatim #surplus-hewan-kurban #stok-sapi-jatim #stok-kambing-jatim #stok-domba-jatim #kesehatan-hewan-kurban #vaksinasi-hewan-kurban #pemeriksaan-hewan-kurban #rumah-poto