AHY optimistis pembangunan Sekolah Rakyat Wonolopo selesai tepat waktu
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) optimistis proyek pembangunan Sekolah Rakyat Wonolopo di ...
(Antara) 24/04/26 19:24 202153
Perlu kita dorong lagi. Kita ingin percepat, ada sedikit keterlambatan kurang lebih 4,5 persen keterlambatan atau deviasi, nah ini yang sedang kita kejar
Yogyakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) optimistis proyek pembangunan Sekolah Rakyat Wonolopo di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, dapat selesai tepat waktu pada Juni 2026.
"Perlu kita dorong lagi. Kita ingin percepat, ada sedikit keterlambatan kurang lebih 4,5 persen keterlambatan atau deviasi, nah ini yang sedang kita kejar," kata AHY saat meninjau pembangunan Sekolah Rakyat Wonolopo di Kulon Progo, DIY, Jumat.
Menurut dia, apa tantangan teknis dalam proses pembangunannya dan salah satu solusinya adalah menambah jumlah pekerja.
"Alat-alat berat juga kita maksimalkan dan mudah-mudahan dengan itu semua, tadi saya tanya optimistis masih bisa mengejar sesuai dengan \'timeline\' di bulan Juni," katanya.
Ia mengatakan Sekolah Rakyat Wonolopo adalah satu-satunya sekolah rakyat yang saat ini sedang dibangun di DIY, sekolah dibangun di area lahan kurang lebih 7,1 hektare. Sekolah ini berada di Kalurahan (Desa) Gulurejo Kapanewon (Kecamatan) Lendah.
Sekolah Rakyat Wonolopo ini merupakan sebuah kawasan terintegrasi bangunan SD, SMP, SMA. Baik itu ruang-ruang sekolah, asrama, dan berbagai fasilitas pendukung lainnya mulai dari kantin hingga fasilitas olahraga, termasuk lapangan sepak bola, lapangan basket dan yang lain-lain.
"Ini adalah sebuah konsep yang benar-benar menjadi solusi untuk bisa mengentaskan kemiskinan di berbagai daerah sesuai visi dan misi Presiden Prabowo Subianto bahwa Sekolah Rakyat hadir untuk memutus rantai kemiskinan antar generasi di berbagai daerah di seluruh Indonesia," katanya.
AHY mengatakan pada tahap kedua pembangunan Sekolah Rakyat, ada 104 sekolah yang sedang dibangun di berbagai wilayah Indonesia dan tentunya salah satunya di sini.
"Kita harapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama, timeline-nya adalah Juni 2026 ini bisa dituntaskan sesuai tadi yang dilaporkan oleh Kepala Satker bahwa ada sejumlah tantangan di sana-sini tetapi pada umumnya ini terus dikerjakan secara intensif pagi, siang, malam bersama Abadi Karya Pradanaraya. Kita ingin ini bisa dituntaskan dengan baik," katanya.
Pada kesempatan tersebut AHY juga berpesan faktor keselamatan dalam melaksanakan proyek pembangunan tetap diutamakan dan secara kasat mata progres yang paling cepat di bangunan SD ini.
"Atapnya sudah tingkat dan sekali lagi dengan melihat kontur yang ada tentunya yang perlu kita tambah adalah jumlah pekerjanya. Tadi kurang lebih 840 sekian tenaga kerja yang sudah dikerahkan dan mungkin akan ditambah lagi dalam waktu yang dekat ini sehingga bisa mengejar \'timeline\' yang sudah ditetapkan bersama," katanya.
Pembangunan Sekolah Rakyat Wonolopo ini diperkirakan saat ini sudah mencapai 38 persen, dengan anggaran kurang lebih sampai dengan selesai Rp214 miliar. Nantinya sekolah ini akan bisa menampung 1.080 anak didik, ditambah dengan pamong guru 1.200-an.
Dengan demikian, kita harapkan masyarakat terutama dari keluarga prasejahtera, masyarakat berpenghasilan rendah bisa menitipkan, menyekolahkan putra-putrinya di Sekolah Rakyat ini agar tidak membebani keluarga karena semuanya ditanggung, ini gratis. Sekolahnya gratis, makannya gratis, pakaiannya dan buku serta perlengkapan sekolah lainnya juga disiapkan," katanya.
Ia mengatakan guru-guru juga tentunya disiapkan bisa fokus mencurahkan perhatiannya untuk anak didik. Dengan ini semua diharapkan bisa mencetak anak-anak yang memiliki keunggulan, prestasi, bisa melanjutkan setelah lulus SMA, kuliah atau langsung terserap ke lapangan kerja.
Dia juga mengapresiasi proyek sekolah ini menyerap tenaga kerja lokal, sebagian material lokal, hingga memberdayakan ekonomi masyarakat.
"Kita pastikan materialnya tadi saya tanya juga materialnya sudah hadir semua di sini, on site, baik pasir, batu, semen dan yang lain-lain. Ada yang tentunya sebagian besar dari Kulon Progo tapi yang lainnya juga bisa dibawa dari atau didatangkan dari tempat-tempat lainnya. Tenaga kerja juga demikian, banyak masyarakat lokal dan ratusan pekerja dari berbagai daerah, ini juga akan menghidupkan kampung atau sekitar, ekonomi lokal, UMKM, penginapan, rumah-rumah warga untuk dijadikan penginapan, ini bisa tumbuh dengan baik," katanya.
Pewarta: Victorianus Sat Pranyoto dan Sutarmi
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
#agus-harimurti-yudhoyono #sekolah-rakyat-wonolopo #kulon-progo