Wamendag ajak mahasiswa Universitas Sriwijaya ciptakan lapangan kerja
Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti mengajak mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri), Palembang, Sumsel, berani memulai usaha sekaligus tidak hanya ...
(Antara) 17/04/26 14:22 194544
Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti mengajak mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri), Palembang, Sumsel, berani memulai usaha sekaligus tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja.
Wamendag Roro, dalam keterangannya yang dikutip di Jakarta, Jumat, mengatakan anak muda Indonesia memiliki potensi besar di tengah momentum bonus demografi.
"Namun, potensi tersebut perlu diarahkan melalui keberanian berwirausaha serta dukungan ekosistem yang kuat," katanya saat kuliah umum bertajuk "Empowering Growth: Young Entrepreneurs For a Better Future" di Palembang, Sumsel, Kamis (16/4/2026).
Menurut dia, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan terus menghadirkan berbagai program fasilitasi untuk mendorong lahirnya wirausaha muda.
Fasilitasi tersebut mencakup pendampingan usaha, akses ke pameran dalam dan luar negeri, business matching dengan pelaku usaha besar, hingga pelatihan peningkatan kapasitas dan promosi.
"Anak muda hari ini punya peluang besar untuk memulai usaha. Pemerintah melalui Kemendag hadir memberikan fasilitasi, mulai dari pelatihan, akses pasar, hingga pendampingan ekspor. Kami ingin memastikan siapa pun yang berani memulai bisnis, tidak berjalan sendiri. Jadi jangan takut," ujar Roro Esti.
Sebagai bentuk konkret dukungan tersebut, Kemendag telah melaksanakan berbagai program kemitraan dan business matching.
Di antaranya, business matching antara 804 UMKM dan perusahaan MAP Group, IKEA, serta Metro Department Store dengan 107 UMKM lolos kurasi.
Selanjutnya, business matching antara 75 UMKM pangan dan KAI Services, yang menghasilkan 6 UMKM terpilih dan bermitra resmi.
Kemendag juga menjalankan berbagai program kemitraan dengan asosiasi di sektor ritel modern dan pusat perbelanjaan untuk memperluas akses pasar UMKM.
Selain itu, Kemendag berkolaborasi dengan Paragon Corp dalam meningkatkan kapasitas promosi UMKM melalui pelatihan pembuatan konten yang efektif, serta memfasilitasi business matching dengan content creator, yang melibatkan 100 UMKM.
Kemendag juga membuka peluang bagi pelaku usaha muda untuk mengembangkan bisnis melalui skema waralaba, yang dinilai dapat mempermudah pemula karena memiliki sistem bisnis yang telah teruji.
Selain itu, menurut Wamendag, melalui program UMKM Bisa Ekspor, Kemendag turut aktif membantu pelaku usaha, termasuk anak muda, untuk menembus pasar global melalui pendampingan, pitching, dan jejaring perwakilan perdagangan di luar negeri.
Saat ini, Kemendag didukung oleh 25 atase perdagangan dan konsulat dagang serta 19 Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) di berbagai negara guna memperluas akses pasar ekspor.
Sepanjang 2025, melalui fasilitasi pitching dan business matching, perwakilan perdagangan telah mendampingi sekitar 1.200 UMKM dengan potensi transaksi mencapai 134,8 juta dolar AS atau setara Rp2,2 triliun.
Sekitar 70 persen di antaranya merupakan UMKM yang baru pertama kali menembus pasar ekspor.
Untuk memperkuat peran kampus dalam mencetak generasi muda wirausaha, lanjut Roro Esti, Kemendag turut menghadirkan program Campuspreneur sebagai bagian dari inisiatif "Dari Lokal untuk Global", yang mengintegrasikan pelatihan, kurasi produk, hingga akses pasar internasional.
"Teman-teman jangan takut untuk memulai dari yang kecil. Terpenting adalah keberanian untuk memulai dan kemauan untuk terus belajar. Kemendag akan terus membuka akses agar usaha anak muda bisa naik kelas, bahkan menembus pasar internasional," tambahnya.
Wamendag menegaskan kunci utama bagi generasi muda adalah keberanian untuk memulai dan konsistensi dalam mengembangkan usaha.
Dengan dukungan pemerintah dan ekosistem, yang terus diperkuat, Roro Esti berharap wirausaha muda Indonesia, yang memiliki potensi besar di tengah momentum bonus demografi, semakin banyak yang naik kelas dan bersaing di pasar global.
Pewarta: Kelik Dewanto
Editor: Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
#wamendag-roro #roro-esti #wirausaha-muda #unsri #pencipta-lapangan-kerja