BP Tapera Optimistis 350.000 Unit Rumah Subsidi Tersalurkan Tahun Ini

BP Tapera Optimistis 350.000 Unit Rumah Subsidi Tersalurkan Tahun Ini

BP Tapera optimistis dapat menyalurkan 350.000 rumah subsidi tahun ini dengan kolaborasi lintas sektoral, meski supply belum sepenuhnya mengimbangi demand.

(Bisnis.Com) 14/04/26 14:03 190829

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) optimistis dapat menyalurkan seluruh kuota rumah subsidi sebanyak 350.000 unit sepanjang tahun ini.

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho menuturkan target tersebut dibidik dengan mengacu pada tingginya minat masyarakat yang telah melakukan pengajuan

“Berdasarkan data SIKASEP [Sistem Informasi KPR Sejahtera], saat ini sisi supply memang belum sepenuhnya mampu mengimbangi demand. Namun dengan sinergi seluruh pihak, kami optimistis target 350.000 unit rumah subsidi dapat tercapai,” ujar Heru dalam keterangan tertulis, Selasa (14/4/2026).

Heru menjelaskan bahwa pembiayaan perumahan saat ini didorong untuk lebih inklusif. Skema kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi kini tidak lagi terbatas pada pekerja formal (fixed income), tetapi mulai menjangkau sektor informal seperti pekerja rumah tangga.

Untuk menjaga keterjangkauan cicilan, BP Tapera tengah mematangkan skema pembiayaan dengan tenor panjang hingga 30 tahun. Langkah ini diambil agar beban finansial masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tetap masuk dalam batas aman.

BP Tapera menekankan bahwa kolaborasi lintas sektoral antara perbankan, asosiasi pengembang, dan pemerintah daerah merupakan syarat mutlak agar target ratusan ribu unit tersebut tidak sekadar menjadi angka di atas kertas.

Adapun, realisasi penyaluran rumah subsidi melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dilaporkan telah mencapai 19.741 unit rumah hingga periode Februari 2026. Penyaluran tersebut setara 5,64% dari target penyaluran rumah subsidi yang dibidik pemerintah tahun ini.

Secara geografis, Jawa Barat menjadi provinsi dengan penyaluran FLPP tertinggi, yakni 4.902 unit rumah atau 24,83% dari total nasional. Berikutnya Sulawesi Selatan menyusul dengan 1.838 unit (9,31%), Jawa Tengah 1.633 unit (8,27%), Banten 1.388 unit (7,03%), dan Sumatra Selatan 1.208 unit (6,11%).

Pada tingkat kabupaten/kota, Kabupaten Bekasi tercatat sebagai wilayah dengan realisasi tertinggi, yakni 1.322 unit rumah (6,69%). Disusul Kabupaten Bogor 835 unit (4,22%), Kabupaten Karawang 683 unit (3,45%), Kabupaten Maros 556 unit (2,81%), dan Kabupaten Tangerang 542 unit (2,74%).

#rumah-subsidi #bp-tapera #penyaluran-rumah #rumah-subsidi-2026 #kpr-subsidi #pembiayaan-perumahan #flpp #rumah-subsidi-jawa-barat #rumah-subsidi-sulawesi-selatan #rumah-subsidi-jawa-tengah #rumah-subs

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260414/47/1966498/bp-tapera-optimistis-350000-unit-rumah-subsidi-tersalurkan-tahun-ini