Dapat Tambahan Modal Rp746 Miliar, Bank BPD Bali Targetkan Masuk KBMI 2
Bank BPD Bali menargetkan masuk KBMI 2 pada 2026 dengan tambahan modal Rp746 miliar dari pemegang saham, meningkatkan modal inti menjadi Rp5,7 triliun.
(Bisnis.Com) 13/04/26 11:57 189449
Bisnis.com, DENPASAR – Bank BPD Bali menargetkan bisa masuk menjadi Bank dengan kategori KBMI 2 pada 2026 dengan tambahan modal dari pemegang saham.
Pemegang saham yakni Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Badung telah menambah modal Rp746 miliar sehingga modal inti saat ini mencapai Rp5,7 triliun.
Direktur Utama Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma menjelaskan untuk masuk KBMI 2 dibutuhkan modal inti di atas Rp6 triliun.
"Diharapkan Bank BPD Bali pada tahun 2026 dapat naik kelas menjadi Bank dengan kategori KBMI 2 sesuai Rencana Bisnis Bank (RBB) Tahun 2026," jelas Sudharma dikutip Senin (13/4/2026).
Sudharma menjelaskan pencapaian kinerja positif Bank BPD Bali didorong oleh ekspansi kredit yang agresif dan berfokus pada sektor produktif, peningkatan DPK dengan CASA yang terkendali serta inovasi produk dan layanan digital.
“Bank BPD Bali secara konsisten menerapkan Good Corporate Governance (GCG) dalam menjaga kepercayaan publik. Kedepannya, Bank BPD Bali akan terus melakukan upaya peningkatan fundamental bisnis, sinergi yang terintegrasi di seluruh lini bisnis untuk mendorong akselerasi pertumbuhan yang berkelanjutan, serta memperkuat keunggulan kompetitif bank," jelas Sudharma.
Hingga kuartal I/2026, pertumbuhan aset yang mencapai Rp42,71 triliun atau tumbuh 8,23% secara tahunan (yoy) per Maret 2026. Dalam menjalankan fungsi intermediasi, Bank BPD Bali mencatat penyaluran kredit sebesar Rp25,29 triliun atau tumbuh 8,66% secara tahunan (yoy), sedangkan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp35,46 triliun atau meningkat 5,36% secara tahunan (yoy).
Penyaluran kredit didominasi oleh kredit UMKM mencapai 52,09% dari total portofolio kredit. Pencapaian ini tidak terlepas dari komitmen Bank BPD Bali dalam mendukung UMKM, yaitu melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang telah terealisasi mencapai Rp550,9 miliar dan Kredit Program Perumahan (KPP) mencapai Rp78,41 miliar per Maret 2026.
Selain penyaluran KUR, Bank BPD Bali juga mencatat realisasi debitur graduasi dari KUR melalui produk kredit KUSUMA (Kredit Usaha untuk Sejahtera, Unggul & Maju) dengan volume sebesar Rp1,27 triliun, sehingga capaian tersebut menunjukkan program KUR semakin efektif mendorong pelaku UMKM untuk berkembang dan meningkatkan skala usahanya.
#bank-bpd-bali #tambahan-modal #kbmi-2 #modal-inti #pemerintah-bali #pemerintah-badung #ekspansi-kredit #sektor-produktif #inovasi-digital #good-corporate-governance #pertumbuhan-aset #penyaluran-kredi