Bantah Klaim Iran, Dubes UEA: Rudal & Drone Iran Justru Hantam Fasilitas Sipil
UEA bantah klaim Iran, sebut serangan Iran justru hantam fasilitas sipil di Teluk, bukan pangkalan militer.
(Bisnis.Com) 09/04/26 08:47 185947
Bisnis.com, JAKARTA — Uni Emirat Arab membantah klaim Iran yang menyebut serangan militernya menargetkan pangkalan militer, dengan menegaskan mayoritas serangan justru menghantam fasilitas sipil di negara-negara Teluk.
Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia Abdulla Salem AlDhaheri menyatakan fakta di lapangan menunjukkan pola serangan yang berbeda dari narasi resmi Teheran.
Ia menegaskan bahwa sejumlah serangan menghantam bandara, fasilitas energi, hingga kawasan permukiman, bukan instalasi militer.
“Iran mengatakan bahwa mereka menargetkan pangkalan militer. Namun serangan tersebut justru ditujukan ke bandara, sektor energi, infrastruktur, rumah-rumah, lingkungan, dan lainnya,” ungkap Abdulla dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa sasaran serangan meluas ke objek sipil yang berdampak langsung terhadap masyarakat dan aktivitas ekonomi.
Data yang disampaikan UEA menunjukkan bahwa dampak serangan tidak hanya terbatas pada kerusakan fisik, tetapi juga menimbulkan korban jiwa serta gangguan terhadap infrastruktur vital.
Pernyataan ini sekaligus membantah klaim Iran yang sebelumnya menyebut serangan difokuskan pada fasilitas militer, termasuk pangkalan Amerika Serikat di kawasan Teluk.
Abdulla menegaskan bahwa negara-negara Teluk telah memastikan wilayahnya tidak digunakan sebagai basis untuk menyerang Iran, sehingga tidak ada justifikasi bagi serangan terhadap kawasan tersebut.
Ia juga menyoroti bahwa mayoritas serangan Iran justru diarahkan ke negara-negara tetangga di kawasan Teluk, bukan ke target utama yang diklaim.
Sekitar 85% rudal dan drone Iran diluncurkan ke arah negara-negara Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) dan Yordania, sementara hanya 15% yang menuju Israel.
Fakta ini, menurutnya, memperkuat indikasi bahwa serangan tidak berfokus pada target militer strategis, melainkan berpotensi melemahkan stabilitas kawasan secara lebih luas.
Ia menilai pola tersebut berbahaya karena menunjukkan pergeseran konflik menuju penargetan infrastruktur sipil yang berisiko memperburuk dampak ekonomi dan kemanusiaan.
“Mengapa menyerang (negara-negara) tetanggamu?” katanya.
UEA bersama negara-negara GCC dan Yordania pun menegaskan sikap untuk tidak melakukan pembalasan serupa, serta tetap mendorong penyelesaian melalui jalur diplomasi.
#rudal-iran #drone-iran #fasilitas-sipil #serangan-militer #uni-emirat-arab #duta-besar-uea #serangan-teluk #infrastruktur-sipil #dampak-ekonomi #konflik-teluk #serangan-bandara #fasilitas-energi #kawa