Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir Tahun, Defisit APBN Dijaga di Bawah 3 Persen

Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir Tahun, Defisit APBN Dijaga di Bawah 3 Persen

Menteri Keuangan menegaskan harga BBM bersubsidi tidak akan naik hingga akhir 2026. Fiskal kuat, masyarakat dijamin tidak perlu khawatir stabilitas harga energi.

(Kompas.com) 06/04/26 16:27 182884

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi hingga akhir 2026, meskipun tekanan harga energi global masih berlangsung.

Purbaya mengatakan, kebijakan tersebut tetap dijalankan karena kondisi fiskal dinilai masih cukup kuat untuk menahan beban subsidi energi.

“Subsidi terhadap BBM tidak akan dihilangkan dan akan terus diadakan sampai akhir tahun,” ujar Purbaya dalam konpers di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Senin (6/4/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah telah melakukan berbagai simulasi dengan asumsi harga minyak dunia rata-rata mencapai 100 dollar AS per barrel hingga akhir tahun.

“Dengan asumsi tersebut dan ditambah efisiensi serta penghematan anggaran, kita bisa pastikan defisit masih di sekitar 2,9 persen,” kata Purbaya.

Menurut dia, dengan kondisi tersebut, harga BBM bersubsidi dapat dipertahankan tanpa harus membebani anggaran secara berlebihan.

Purbaya juga menegaskan pemerintah memiliki bantalan fiskal yang cukup untuk menghadapi skenario terburuk, termasuk jika harga minyak melonjak lebih tinggi dari asumsi.

Ia menyebutkan, pemerintah masih memiliki Saldo Anggaran Lebih (SAL) sekitar Rp 420 triliun yang dapat digunakan dalam kondisi mendesak.

“Selama suplai masih ada, kita punya bantalan Rp 420 triliun dalam bentuk SAL yang bisa dipakai kalau kondisi terpaksa,” ujarnya.

Meski demikian, ia menilai kemungkinan harga minyak dunia bertahan di atas 100 dollar AS per barrel dalam waktu lama relatif kecil, seiring dinamika global, termasuk perkembangan politik di Amerika Serikat.

Purbaya pun meminta masyarakat tidak khawatir terhadap kondisi keuangan negara.

Ia memastikan ruang fiskal pemerintah masih memadai untuk mendukung berbagai kebijakan, termasuk menjaga stabilitas harga energi.

“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir atau berspekulasi negara kehabisan uang. Anggaran kita cukup,” kata dia.

Pemerintah, lanjutnya, telah memperhitungkan seluruh konsekuensi fiskal dari setiap kebijakan yang diambil, termasuk dalam menjaga harga BBM bersubsidi tetap stabil hingga akhir tahun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

#saldo-anggaran-lebih #bbm-bersubsidi #harga-energi-global #fiskal-kuat

https://money.kompas.com/read/2026/04/06/162749726/purbaya-pastikan-bbm-subsidi-tak-naik-hingga-akhir-tahun-defisit-apbn-dijaga