Kantongi Pendapatan Rp16,2 Triliun di 2025, Intip Strategi MPMX Hadapi Tantangan Daya Beli

Kantongi Pendapatan Rp16,2 Triliun di 2025, Intip Strategi MPMX Hadapi Tantangan Daya Beli

Meski dihadapkan pada dinamika pasar yang menantang dan tekanan daya beli masyarakat, PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) menjaga fundamental bisnis tetap kokoh.... | Halaman Lengkap

(SINDOnews Ekbis) 02/04/26 16:35 180267

JAKARTA - PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer otomotif dan transportasi di Indonesia resmi melaporkan hasil kinerja keuangan untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Meski dihadapkan pada dinamika pasar yang menantang dan tekanan daya beli masyarakat, emiten berkode saham MPMX ini berhasil menjaga fundamental bisnis tetap kokoh dengan pendapatan menembus angka Rp16,2 triliun.

Dalam laporan resminya, perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp462 miliar. Walaupun terdapat normalisasi kinerja 1% dan 19% dibandingkan periode sebelumnya, MPMX justru memperkuat fondasi digitalisasi dan tata kelola Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai amunisi pertumbuhan jangka panjang.

Perseroan tetap berfokus pada menjaga disiplin operasional, efisiensi biaya, serta optimalisasi portofolio bisnis, guna mempertahankan kinerja yang sehat serta memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang.

“Secara keseluruhan, tahun 2025 merupakan tahun yang dinamis dan menantang secara operasional, dengan kinerja keuangan yang berada di bawah capaian tahun 2024. Kami melihat dinamika pasar yang dipengaruhi oleh berbagai faktor makroekonomi, termasuk tekanan terhadap daya beli masyarakat, tingkat suku bunga yang relatif masih tinggi, serta moderasi pertumbuhan konsumsi domestik," ujar Group Chief Executive Officer MPMX, Suwito Mawarwati.

Ditambahkan kondisi tersebut tercermin pada melambatnya pertumbuhan di beberapa sektor yang terkait dengan konsumsi, termasuk industri otomotif roda dua dan pembiayaan konsumen. Namun demikian, tekanan di tahun 2025 menjadi momentum penting bagi Perseroan untuk melakukan evaluasi strategis, memperkuat fondasi operasional dan meningkatkan adaptabilitas organisasi dalam menghadapi perubahan industri yang semakin cepat.

Sepanjang tahun 2025, MPMX berhasil mendorong berbagai inisiatif strategis untuk meningkatkan kualitas operasional, memperkuat kolaborasi antar unit bisnis, serta meningkatkan disiplin dalam pengelolaan biaya dan proses kerja. Perseroan juga terus memperkuat kapabilitas organisasi dan tata kelola, sekaligus mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam berbagai aspek operasional sebagai bagian dari komitmen terhadap penciptaan nilai jangka panjang.

"Ke depan, kami melihat peluang pertumbuhan yang tetap terbuka seiring dengan potensi perbaikan konsumsi domestik dan meningkatnya aktivitas ekonomi. Oleh karena itu, Perseroan akan terus berfokus pada penguatan bisnis inti, peningkatan produktivitas operasional, serta optimalisasi portofolio usaha untuk memastikan Perseroan tetap kompetitif dan mampu menangkap peluang pertumbuhan secara berkelanjutan," paparnya.

Performa Lini Bisnis

Kinerja lini bisnis Perseroan pada tahun 2025 dipengaruhi oleh berbagai dinamika pasar yang berdampak pada moderasi pertumbuhan di sejumlah segmen usaha. Pada segmen bisnis distribusi dan ritel kendaraan roda dua, MPMX melalui MPMulia membukukan pendapatan sebesar Rp15,2 triliun melemah 2% YoY.

Segmen distribusi mencatat penjualan sebesar 699 ribu unit, sementara pendapatan dari bisnis aftermarket penjualan suku cadang meningkat sebesar 3,5% YoY. Penyesuaian kinerja ini seiring dengan moderasi permintaan kendaraan roda dua di pasar domestik.

Bisnis ritel melalui MPMotor berhasil menjual 187 ribu unit, sementara pendapatan ritel dari bisnis aftermarket penjualan suku cadang dan layanan perbaikan meningkat sebesar 24% YoY. Perseroan tetap berfokus pada penguatan jaringan distribusi, peningkatan kualitas layanan pelanggan, serta optimalisasi aktivitas penjualan untuk menjaga daya saing di pasar.

Segmen bisnis asuransi MPMInsurance mempertahankan momentum pemulihan dengan mencatat pendapatan sebesar Rp927,8 miliar, atau naik 1,6% YoY didorong oleh kinerja produk rekayasa (engineering) dan properti, meskipun terjadi pelemahan di kendaraan bermotor, dan beban klaim meningkat sebesar 1% YoY.

Ekonomi Berat, MPMX Lewati Paruh Pertama 2025 dengan Laba Rp249 Miliar



Selain kinerja jasa asuransi, Perusahaan juga membukukan pertumbuhan hasil investasi pada instrumen ekuitas, obligasi, dan reksa dana yang menghasilkan pengembalian hasil investasi yang lebih baik dengan peningkatan 45% YoY.

Dengan demikian, MPMInsurance berhasil membukukan pertumbuhan Laba Bersih sebesar 69,7% YoY. Ke depan, perusahaan akan terus memperkuat manajemen risiko, meningkatkan kualitas underwriting, serta mengoptimalkan pengelolaan portofolio produk untuk menjaga kinerja yang berkelanjutan.

Pada segmen penyewaan kendaraan, MPMRent mempertahankan jumlah armada yang stabil di kisaran 15.000 unit dengan tingkat utilisasi 92% yang sebagian besar berasal dari mobil penumpang dengan klien dari sektor layanan keuangan, perdagangan, dan distribusi.

Perusahaan terus berupaya meningkatkan efisiensi pengelolaan armada, dan memperkuat kualitas layanan sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Penjualan mobil bekas melalui AUKSI meningkat sebesar 6% YoY menjadi 4.000 unit yang sebagian besar disumbang oleh kendaraan niaga.

Dalam rencana pengembangan bisnis, perusahaan akan mengintegrasikan hingga 10 kantor cabang MPMRent sebagai cabang AUKSI. Inisiatif ini diharapkan dapat memperluas cakupan operasional, meningkatkan volume unit yang dilelang (consignments), memperluas partisipasi peserta lelang (buyers), serta memberikan layanan yang lebih optimal dalam memenuhi kebutuhan klien. Segmen jasa keuangan, Jaccs MPM Finance Indonesia, masih berfokus pada pengendalian risiko, pemulihan, serta efisiensi operasional.

Kerugian bersih dari kegiatan operasional menunjukkan pelemahan sebesar 53% menjadi sebesar Rp437 miliar. Ke depan, perusahaan terus berupaya meningkatkan kualitas aset melalui pembaruan model penilaian risiko serta penguatan proses penagihan internal. Langkah ini bertujuan untuk memastikan pengelolaan portofolio pembiayaan yang lebih prudent sekaligus menjaga kualitas aset secara berkelanjutan.

Dividen

Sebagai komitmen berkelanjutan untuk memberikan penghargaan kepada pemegang saham, pada tahun 2025, Perseroan telah membagikan dividen Rp120 per saham untuk tahun buku 2024. Perseroan akan terus berupaya memberikan pengembalian yang maksimal kepada pemegang saham berupa pembagian dividen secara konsisten dalam jangka panjang.

Environmental, Social, and Governance (ESG)

Perseroan berkomitmen terhadap keberlanjutan dan menggabungkan prinsip-prinsip utama lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam menetapkan strategi dan operasi bisnisnya. Untuk menjalankan visi dan misi Perseroan dengan lebih baik, MPMX telah menyusun strategi keberlanjutan di mana kami memberikan perhatian yang sama untuk lingkungan hidup, insan Perseroan, komunitas, dan bisnis, yang semua itu akan mengarah pada pertumbuhan usaha yang berkualitas.

Perseroan memperoleh Sustainalytics ESG Risk Rating sebesar 8,67 yang menempatkan kami dalam kategori Negligible Risk; serta pada posisi kedua dari 85 perusahaan sejenis yang dinilai. Selain itu tetap terdaftar dalam indeks ESG Quality 45 KEHATI dan ESG Sector Leaders IDX KEHATI, yang mencerminkan konsistensi kinerja ESG serta kualitas pengungkapan yang diakui oleh pasar modal.

Prospek Bisnis

Memasuki tahun 2026, tujuan strategis akan diarahkan untuk memastikan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan sekaligus memperkuat posisi kami sebagai pelaku industri yang bertanggung jawab. Fokus kami meliputi peningkatan profitabilitas, penguatan struktur biaya, diversifikasi portofolio bisnis, penguatan citra perusahaan, serta optimalisasi kinerja seluruh entitas usaha.

Dengan fondasi yang semakin solid dan strategi yang terarah, MPMX optimistis dapat terus meningkatkan daya saing dan menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi para pemegang saham dan pemangku kepentingan.
(akr)

#daya-beli #perusahaan-pembiayaan-kendaraan #perusahaan-otomotif #otomotif

https://ekbis.sindonews.com/read/1692627/34/kantongi-pendapatan-rp162-triliun-di-2025-intip-strategi-mpmx-hadapi-tantangan-daya-beli-1775120662