BI nilai surplus neraca dagang Februari dukung eksternal perekonomian
Bank Indonesia (BI) memandang surplus neraca perdagangan Indonesia pada Februari 2026 yang sebesar 1,27 miliar dolar AS positif untuk menopang ketahanan ...
(Antara) 01/04/26 19:53 179346
Jakarta (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) memandang surplus neraca perdagangan Indonesia pada Februari 2026 yang sebesar 1,27 miliar dolar AS positif untuk menopang ketahanan eksternal perekonomian Indonesia lebih lanjut.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada Rabu (1/4), neraca perdagangan Indonesia pada Februari 2026 lebih tinggi dibandingkan surplus pada Januari 2026 yang sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, memastikan bahwa ke depan, bank sentral terus memperkuat sinergi kebijakan dengan pemerintah dan otoritas lain.
Sinergi ini bertujuan untuk semakin memperkuat ketahanan eksternal dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Adapun surplus neraca perdagangan yang berlanjut terutama bersumber dari surplus neraca perdagangan nonmigas.
Neraca perdagangan nonmigas pada Februari 2026 mencatat surplus sebesar 2,19 miliar dolar AS, seiring dengan tetap kuatnya ekspor nonmigas sebesar 21,09 miliar dolar AS.
Kinerja positif ekspor nonmigas tersebut terutama didukung oleh ekspor berbasis sumber daya alam seperti lemak dan minyak hewani/nabati maupun ekspor produk manufaktur seperti kendaraan dan bagiannya serta berbagai produk kimia.
Berdasarkan negara tujuan, ekspor nonmigas ke Tiongkok, Amerika Serikat, dan India tetap menjadi kontributor utama ekspor Indonesia.
Defisit neraca perdagangan migas tercatat menurun menjadi sebesar 0,92 miliar dolar AS pada Februari 2026 sejalan dengan penurunan impor migas yang cukup signifikan.
Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026
#neraca-perdagangan #surplus-neraca-dagang #ketahanan-eksternal #eksternal-perekonomian #bi #bank-indonesia