PT Medela Potentia bukukan pertumbuhan laba bersih 16 persen pada 2025

PT Medela Potentia bukukan pertumbuhan laba bersih 16 persen pada 2025

PT Medela Potentia Tbk (MDLA) membukukan pertumbuhan laba bersih dua digit sebesar 16 persen secara tahunan sebesar Rp398,1 miliar, didukung oleh pertumbuhan ...

(Antara) 31/03/26 08:04 178754

Jakarta (ANTARA) - PT Medela Potentia Tbk (MDLA) membukukan pertumbuhan laba bersih dua digit sebesar 16 persen secara tahunan sebesar Rp398,1 miliar, didukung oleh pertumbuhan pendapatan sebesar Rp14,89 triliun pada 2025.

Menurut Direktur Utama Medela Potentia Krestijanto Pandji, penguatan jaringan distribusi, ekspansi prinsipal, serta pertumbuhan bisnis digital dan alat kesehatan menopang kinerja perseroan di tengah dinamika industri kesehatan

Capaian tersebut, lanjut dia, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, mencerminkan stabilitas fundamental bisnis perseroan yang didukung oleh penguatan sistem distribusi dan optimalisasi operasional.

"Pertumbuhan laba bersih dua digit menjadi salah satu indikator positif kinerja perseroan sepanjang tahun 2025. Ke depan, perseroan akan tetap fokus menjaga stabilitas pertumbuhan melalui penguatan infrastruktur logistik dan optimalisasi portofolio bisnis," ujar dia dalam keterangannya.

Sepanjang 2025, lanjutnya perseroan memperkuat portofolio bisnis melalui penambahan delapan prinsipal baru yang terdiri dari dua prinsipal produk obat resep, dua prinsipal consumer health, serta empat prinsipal alat kesehatan.

Diversifikasi tersebut diharapkan dapat memperkaya solusi distribusi yang ditawarkan sekaligus meningkatkan daya saing perseroan di industri kesehatan.

Di sisi infrastruktur, menurut Krestijanto, perusahaan juga terus memperkuat kapabilitas distribusi sebagai bagian dari strategi peningkatan kapasitas dan efisiensi operasional.

Pada Mei 2025, perseroan mengakuisisi National Distribution Center (NDC) 1 seluas 10.000 meter persegi dengan kapasitas 13.525 pallet di Kawasan Industri Jababeka II, Cikarang, Jawa Barat, yang mana fasilitas NDC 1 ini telah menjadi bagian integral dari infrastruktur distribusi perusahaan selama lebih dari 10 tahun, dan sebelumnya dimanfaatkan melalui skema sewa dari perusahaan afiliasi.

Selain itu, perseroan juga mengakuisisi lahan seluas 2,7 hektare di Kawasan Industri Jababeka I yang direncanakan untuk pengembangan NDC 2 PT Anugrah Argon Medica.

"Ekspansi ini akan semakin memperkuat kapabilitas warehouse sekaligus meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan kepada pelanggan," ujarnya.

Untuk memperluas jangkauan distribusi di wilayah Sumatera, pembangunan warehouse dan kantor cabang PT Anugrah Argon Medica di Medan ditargetkan rampung pada akhir 2026.

Dari lini bisnis alat kesehatan, anak usaha perseroan, PT Deca Metric Medica (DMM), mulai memperluas pasar internasional dengan melakukan ekspor produk alat kesehatan ke Kamboja dan Timor Leste pada Agustus 2025.

Sementara itu, entitas anak perseroan di bidang pemasaran alat kesehatan, PT Djembatan Dua, juga terus memperkuat portofolio own brand dengan meluncurkan tiga SKU produk, untuk mendukung total pertumbuhan penjualan yang mencapai 50 persen.

Di lini bisnis digital, platform GoApotik mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 32 persen dengan peningkatan transaksi pelanggan sebesar 24 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Pada kesempatan itu, Kretijanto juga menyatakan perseroan menjalin kolaborasi dengan regulator dalam edukasi Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) sebagai bagian dari kontribusi Perseroan dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia.

Pada aspek lingkungan, perusahaan mengimplementasikan penggunaan kendaraan operasional berbasis motor listrik untuk mendukung efisiensi energi dan pengurangan emisi karbon. Hingga akhir 2025, penggunaan motor listrik telah diterapkan pada 15 cabang di 13 kota dengan total 106 unit.

Pewarta: Subagyo
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

#medela-potentia #laba-bersih #pendapatan-perusahaan

https://www.antaranews.com/berita/5502142/pt-medela-potentia-bukukan-pertumbuhan-laba-bersih-16-persen-pada-2025