Pola Perjalanan Pemudik Bergeser, Lalin Cipali Lebih Terkendali pada Lebaran 2026

Pola Perjalanan Pemudik Bergeser, Lalin Cipali Lebih Terkendali pada Lebaran 2026

Volume lalu lintas di Tol Cipali saat Lebaran 2026 lebih terkendali seiring pergeseran pola pergerakan pemudik.

(Bisnis.Com) 30/03/26 14:05 176389

Bisnis.com, CIREBON - Volume lalu lintas di ruas Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) selama periode Lebaran 2026 menunjukkan pergeseran pola mobilitas masyarakat. Puncak pergerakan kendaraan tidak lagi terpusat menjelang hari raya, melainkan bergeser lebih awal dan menyebar hingga pasca-Lebaran.

Berdasarkan data Astra Tol Cipali, trafik tertinggi tercatat pada Sabtu (28/3/2026) atau H+2 Lebaran dengan total 143.000 kendaraan melintas. Angka ini melonjak 147,88% dibanding lalu lintas harian normal dan meningkat 5,33% dibandingkan periode yang sama pada Lebaran 2025.

Sementara itu, puncak arus mudik awal terjadi pada Rabu (18/3/2026) atau H-3 dengan 141.000 atau naik 176% dari kondisi normal. Lonjakan signifikan juga terlihat sejak Sabtu (14/3/2026) atau H-7 hingga Selasa (17/3/2026) atau H-4 yang masing-masing mencatat kenaikan antara 68% hingga 99% dari lalu lintas harian biasa.

Namun demikian, anomali terjadi pada Kamis (26/3/2026) atau (H+5) di mana volume kendaraan justru turun menjadi sekitar 60.000 kendaraan. Angka tersebut hanya naik 18% dari kondisi normal dan bahkan lebih rendah 14% dibandingkan Lebaran tahun sebelumnya.

Sustainability Management & Corporate Communications Dept Head Astra Tol Cipali Ardam Rafif Trisilo mengatakan, perubahan pola ini menunjukkan kecenderungan masyarakat untuk melakukan perjalanan lebih awal guna menghindari kepadatan.

“Terjadi pergeseran perilaku pengguna jalan, di mana pemudik memilih berangkat lebih awal. Hal ini terlihat dari lonjakan signifikan sejak H-7 hingga H-3, sementara H-1 justru relatif landai,” ujar, Senin (30/3/2026).

Ia menjelaskan, selain faktor preferensi pengguna jalan, rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah (one way) dan contraflow turut berkontribusi dalam mendistribusikan arus kendaraan secara lebih merata.

Menurut Ardam, tren ini menunjukkan distribusi arus balik yang lebih terkendali dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Arus balik tidak terkonsentrasi pada 1 atau 2 hari saja, tetapi tersebar dalam beberapa hari. Ini menjadi indikasi bahwa manajemen lalu lintas berjalan lebih efektif,” katanya.

Secara kumulatif, total kendaraan yang melintas hingga H+6 Lebaran mencapai sekitar 1,75 juta kendaraan. Angka ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur panjang sekaligus menjadi indikator penting bagi sektor transportasi darat dan aktivitas ekonomi di jalur utama Pulau Jawa.

#tol-cipali #mudik-lebaran #cipali

https://bandung.bisnis.com/read/20260330/550/1962988/pola-perjalanan-pemudik-bergeser-lalin-cipali-lebih-terkendali-pada-lebaran-2026