Sempat Sentuh Rp17.000, Rupiah Ditutup Stagnan Rp16.997 per Dolar AS Hari Ini (17/3)

Sempat Sentuh Rp17.000, Rupiah Ditutup Stagnan Rp16.997 per Dolar AS Hari Ini (17/3)

Rupiah ditutup stagnan di Rp16.997 per dolar AS pada 17 Maret 2026, setelah sempat menyentuh Rp17.000, dipengaruhi konflik AS-Israel-Iran di Selat Hormuz.

(Bisnis.Com) 17/03/26 15:33 167256

Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat ditutup stagnan ke level Rp16.997 pada perdagangan hari ini, Selasa (17/3/2026). Rupiah ditutup melemah setelah sempat menyentuh level Rp17.000 per dolar AS pada perdagangan intraday hari ini.

Mengutip data Bloomberg pukul 15.00 WIB, rupiah ditutup stagnan pada level Rp16.997 per dolar AS. Adapun indeks dolar AS melemah 0,19% ke 99,89.

Sementara itu, sejumlah mata uang Asia lainnya ditutup bervariasi. Yen Jepang melemah 0,06%, dolar Hong Kong melemah 0,08%, dolar Singapura melemah 0,05%, dolar Taiwan menguat 0,38%, dan won Korea Selatan menguat 0,17%.

Lalu peso Filipina menguat 0,15%, yuan China menguat 0,05%, ringgit Malaysia naik 0,28%, dan baht Thailand turun 0,20%.

Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menjelaskan rupiah hari ini stagnan karena masalah gangguan pengiriman di Selat Hormuz, akibat konflik AS dan Israel-Iran. Konflik ini telah memasuki minggu ketiga, tetapi belum terdapat kesepakatan gencatan senjata antara ketiga negara tersebut.

“Ini membuat harga minyak mentah dunia mengalami kenaikan yang cukup signifikan,” ujar Ibrahim, Selasa (17/3/2026).

Menurut Ibrahim, harga minyak terus mengalami kenaikan meskipun Trump telah meminta negara-negara NATO untuk membantu menyelesaikan masalah di Selat Hormuz. Di sisi lain, Iran mengizinkan kapal-kapal yang tidak memiliki hubungan dengan AS dan Israel untuk melintasi Selat Hormuz.

Di sisi lain, Bank Sentral Amerika Federal Reserve juga akan melakukan pertemuan yang kemungkinan besar masih akan tetap mempertahankan suku bunga di kisaran 3,5% sampai 3,75%.

Dari domestik, pemerintah menyampaikan akan tetap mempertahankan defisit anggaran di bawah 3%, meskipun Menteri Keuangan dan Menko Perekonomian sebelumnya mengatakan defisit APBN kemungkinan akan berada di atas 3%, bahkan di atas 4%. Akan tetapi, pemerintah mengkaji ulang agar defisit anggaran tetap berada di bawah 3%, dengan cara mengurangi beban biaya-biaya yang tidak diperlukan, salah satunya MBG.

Selain itu, Bank Indonesia juga hari ini melakukan Rapat Dewan Gubernur (RDG), dan mempertahankan suku bunga pada level 4,75%. Menurut Ibrahim, BI mempertahankan suku bunga melihat kondisi ekonomi global yang tak menentu akibat perang di Timur Tengah cukup luar biasa, apalagi setelah harga minyak mentah dunia mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Adapun untuk perdagangan 24 Maret 2026 setelah libur panjang Idulfitri, Ibrahim memperkirakan rupiah akan diperdagangkan pada rentang Rp16.990-Rp17.075 per dolar AS.

#rupiah-hari-ini #nilai-tukar-rupiah #rupiah-stagnan #dolar-as #harga-minyak-mentah #konflik-as-iran #suku-bunga-bi #defisit-anggaran #perdagangan-rupiah #mata-uang-asia #yen-jepang #dolar-singapura #p

https://market.bisnis.com/read/20260317/93/1961061/sempat-sentuh-rp17000-rupiah-ditutup-stagnan-rp16997-per-dolar-as-hari-ini-173