Indonesia Dorong ASEAN Perkuat Kerja Sama Ekonomi Hijau Kawasan
Indonesia mendorong negara ASEAN memperkuat kolaborasi ekonomi hijau agar pertumbuhan kawasan tetap berkelanjutan dan inklusif.
(Kompas.com) 17/03/26 10:00 166880
JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Indonesia mendorong negara-negara di Asia Tenggara memperkuat kerja sama ekonomi hijau agar pertumbuhan kawasan tetap berkelanjutan dan tidak mengabaikan kelestarian lingkungan.
Dorongan itu disampaikan Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti dalam forum ASEAN Economic Ministers (AEM) Retreat and Related Meetings yang berlangsung di Filipina pada 11–13 Maret 2026.
“ASEAN memiliki peluang besar untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi hijau di kawasan,” kata Roro dalam keterangan resminya, Senin (16/3/2026).
“Untuk itu, diperlukan kolaborasi yang lebih erat antarnegara,” lanjutnya.
Transisi hijau jadi pondasi pembangunan
Dalam forum tersebut, Roro menegaskan bahwa prinsip keberlanjutan perlu menjadi pondasi utama dalam pembangunan ekonomi negara-negara ASEAN.
Menurut dia, kegiatan ekonomi di kawasan Asia Tenggara tidak hanya harus tumbuh dan berkembang, tetapi juga harus berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan serta memberikan manfaat yang inklusif bagi masyarakat.
Karena itu, pertumbuhan ekonomi dinilai perlu diiringi komitmen terhadap transisi hijau, penguatan ekonomi sirkular, serta target netralitas karbon di masa depan.
Roro menilai arah kebijakan tersebut penting agar pembangunan ekonomi kawasan tidak menimbulkan tekanan berlebihan terhadap sumber daya alam.
Agenda ekonomi hijau ASEAN
Dalam pertemuan tersebut, negara anggota ASEAN juga mencatat perkembangan sejumlah agenda kerja sama kawasan.
Beberapa di antaranya adalah Framework for Circular Economy for the ASEAN Economic Community, ASEAN Strategy for Carbon Neutrality, serta ASEAN Blue Economy Framework.
Roro menilai berbagai inisiatif tersebut mencerminkan komitmen negara-negara ASEAN untuk memastikan pembangunan ekonomi tetap berjalan seiring dengan upaya menjaga lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam.
“Diperlukan kolaborasi yang lebih erat antarnegara anggota guna mempercepat implementasi kebijakan ekonomi hijau, memperkuat investasi berkelanjutan, dan memastikan transisi energi yang inklusif,” ujar Roro.
Ia menambahkan, Indonesia akan terus aktif mendorong agenda keberlanjutan di kawasan ASEAN.
“Dengan langkah ini, ASEAN dapat memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi kawasan tetap selaras dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan,” tutur Roro.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang#jakarta #asean #ekonomi-hijau #wamendag #dyah-roro-esti #wamendag-dyah-roro-esti