Misi Dagang Jatim-DKI catat transaksi lebih Rp5,7 triliun
Misi Dagang dan Investasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatatkan komitmen transaksi final Rp5,744 triliun lebih, ...
(Antara) 02/03/26 21:14 152564
Ini artinya sinergi diantara provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi pertama dan kedua di Indonesia yaitu Jawa Timur dan DKI Jakarta, Insya Allah akan bisa memberi penguatan pada pertumbuhan ekonomi dan penyejahteraan masyarakat,
Surabaya (ANTARA) - Misi Dagang dan Investasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatatkan komitmen transaksi final Rp5,744 triliun lebih, tertinggi sepanjang penyelenggaraan misi dagang daerah itu sejak 2019 hingga 2026.
"Sampai saat ditutup pukul 17.00 WIB, komitmen transaksinya berhasil tembus Rp5,7 Triliun. Di antara 50 perjalanan Misi Dagang kami, ini adalah yang tertinggi diantara seluruh transaksi yang pernah kita capai," kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam keterangan diterima di Surabaya, Senin malam.
Total komitmen transaksi Misi Dagang dan Investasi Jatim-DKI Jakarta di Jakarta, Senin tercatat sebesar Rp5.744.955.800.000, melampaui capaian Misi Dagang Jatim-Jakarta tahun 2021 sebesar Rp750,44 miliar.
Dari total tersebut, nilai penjualan Jawa Timur ke DKI Jakarta mencapai Rp5.615.355.800.000, sedangkan pembelian Jawa Timur dari DKI Jakarta sebesar Rp129.600.000.000 dengan komoditas daging sapi.
Komoditas unggulan Jawa Timur yang ditransaksikan antara lain daging unggas, anak ayam, ternak ayam, biji kopi, fillet dori, aneka olahan seafood dan daging, susu, telur ayam, gula kristal putih, pakan ikan, bantal guling, rokok, produk fashion dan tekstil, saus, kecap, bumbu, batik tulis, kayu gergajian, ikan hias koi dan koki, cerutu, serta domba.
Menurut Khofifah, sinergi antara Jawa Timur dan DKI Jakarta sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi pertama dan kedua di Indonesia diyakini mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.
"Ini artinya sinergi diantara provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi pertama dan kedua di Indonesia yaitu Jawa Timur dan DKI Jakarta, Insya Allah akan bisa memberi penguatan pada pertumbuhan ekonomi dan penyejahteraan masyarakat," ucapnya.
Ia menjelaskan, misi dagang yang menjadi agenda rutin tersebut bertujuan memfasilitasi pertemuan antara penjual dan pembeli melalui skema Government to Business (G to B) dan Business to Business (B to B), sehingga arus informasi barang dan pasar menjadi lebih akurat dan potensi kesepakatan bisnis semakin besar.
"Jakarta ini kan pembuka pintu market yang lebih luas tidak hanya di dalam tapi juga di luar negeri. Oleh karena itu partnership antara pelaku-pelaku usaha sangat penting untuk dibangun sinergi dan kolaborasi," tutur Khofifah.
Berdasarkan data Perdagangan Antar Wilayah Jawa Timur dengan seluruh provinsi tahun 2024, total nilai perdagangan Jawa Timur dengan DKI Jakarta mencapai Rp89,21 triliun, terdiri atas nilai bongkar atau beli dari Jakarta sebesar Rp75,95 triliun dan nilai muat atau jual ke Jakarta sebesar Rp14,16 triliun.
Pada 2025, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur tercatat 5,33 persen secara kumulatif (c-to-c) dan 5,85 persen secara tahunan (year on year/yoy), dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) sebesar Rp3.403,17 triliun serta kontribusi 14,40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.
Dalam periode 2019-2026, Jawa Timur telah menggelar 49 kali misi dagang dalam negeri dengan total komitmen transaksi Rp30,50 triliun dari 2.153 transaksi yang melibatkan 2.410 pelaku usaha.
Selain itu, sejak 2022 hingga 2025, enam kali misi dagang luar negeri menghasilkan potensi transaksi Rp5,896 triliun dan memfasilitasi 68 pelaku usaha.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan misi dagang tersebut.
"Atas arahan Bapak Gubernur, beliau menyampaikan sangat mengapresiasi kegiatan ini. Apalagi, dilaksanakan di bulan Ramadhan yang akan memberi manfaat bukan hanya bagi warga Jakarta, tetapi juga Jawa Timur," ucapnya.
Pewarta: Willi Irawan
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026
#misi-dagang #misi-dagang-jatim-dan-dki-jakarta #pemprov-jatim #khofifah-indar-parawansa
https://www.antaranews.com/berita/5447886/misi-dagang-jatim-dki-catat-transaksi-lebih-rp57-triliun