Emiten Migas Bakrie (ENRG) Bukukan Laba Bersih Rp1,54 Triliun Sepanjang 2025

Emiten Migas Bakrie (ENRG) Bukukan Laba Bersih Rp1,54 Triliun Sepanjang 2025

PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) mencatat laba bersih Rp1,54 triliun pada 2025, naik 21,41% YoY, didukung peningkatan penjualan dan efisiensi operasional.

(Bisnis.Com) 27/02/26 10:50 149195

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten migas Grup Bakrie, PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) membukukan laba bersih US$91,53 juta atau sekitar Rp1,54 triliun (kurs Rp16.799 per dolar AS) sepanjang tahun buku 2025. Hasil positif ini sejalan dengan kinerja top line perseroan.

Melansir laporan keuangan ENRG tahun buku 2025 yang telah diaudit, perseroan membukukan penjualan neto US$498,13 juta, naik 6,57% secara tahunan (year on year/YoY).

Penjualan tersebut terdiri atas segmen perusahaan minyak dan gas sebesar US$472,06 juta. Perinciannya, segmen penjualan gas bumi tumbuh 10,47% YoY menjadi US$309,23 juta, penjualan minyak mentah turun 6,63% YoY menjadi US$151,01 juta, serta under lifting dan DMO melesat 449,8% YoY menjadi US$11,82 juta. Kemudian, penjualan segmen infrastruktur minyak dan gas bumi tumbu 10,29% YoY menjadi US$26,05 juta.

Ketika penjualan meningkat, Energi Mega Persada menerapkan efisiensi bisnis yang membuat beban pokok penjualan perseroan sepanjang 2025 turun 0,85% YoY menjadi US$316,64 juta. Alhasil, laba bruto tumbuh 22,57% menjadi US$181,48 juta.

Dengan kinerja yang solid tersebut, di sisi bottom line ENRG mampu membukukan pertumbuhan laba neto yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih dari US$75,39 juta pada 2024 menjadi US$91,53 juta pada 2025. Angka tersebut meningkat 21,41% YoY.

Dari neraca keuangan, ENRG membukukan total liabilitas US$999,58 juta atau tumbuh 7,93%. Liabilitas tersebut terdiri dari jangka panjang US$525,35 juta (naik6,93% YoY), dan jangka pendek US$474,23 juta (naik 9,07% YoY). Di sisi lain, ekuitas perseroan tumbuh 25,20% YoY menjadi US$822,74 juta. Dengan demikian, aset yang dimiliki perseroan mencapai US$1,82 miliar, meningkat 15,10% YoY.

Chief Executive Officer & Direktur Utama ENRG Syailendra S. Bakrie menambahkan sepanjang 2025 EBITDA perseroan tumbuh 11% YoY dari US$278,85 juta pada 2024 menjadi US$309,71 juta.

"Pada 2025 kami menginvestasikan lebih dari US$250 juta untuk program eksplorasi dan pengembangan di seluruh aset produksi kami. Hasilnya, kami mampu meningkatkan keandalan lapangan-lapangan kami serta memperluas kapasitas produksi aset di masa mendatang," ujarnya dalam rilis resmi, Jumat (27/2/2026).

Sementara itu, Chief Financial Officer & Wakil Direktur Utama ENRG Edoardus Ardianto mengatakan perseroan tetap berfokus untuk memaksimalkan nilai dari aset-aset yang ada melalui efisiensi operasional, alokasi modal yang disiplin, serta pengelolaan keuangan yang prudent.

"Kami menargetkan untuk semakin memperkuat kinerja keuangan dan meningkatkan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham. Selain itu, keberhasilan penerbitan obligasi kami pada kuartal I/2026 akan menurunkan biaya pendanaan perseroan ke depan," pungkasnya.

#emiten-migas #bakrie-enrg #laba-bersih-enrg #kinerja-enrg-2025 #penjualan-migas-enrg #pertumbuhan-laba-enrg #liabilitas-enrg #ekuitas-enrg #aset-enrg #ebitda-enrg #eksplorasi-migas-enrg #pengembangan

https://market.bisnis.com/read/20260227/192/1956301/emiten-migas-bakrie-enrg-bukukan-laba-bersih-rp154-triliun-sepanjang-2025