THR ASN 2026 Kapan Cair? Menkeu: Tunggu Pengumuman Presiden
THR ASN 2026 kapan cair? Pemerintah memastikan anggaran Rp 55 triliun untuk THR ASN dan THR TNI Polri sudah siap, tinggal menunggu pengumuman Presiden
(Kompas.com) 25/02/26 10:45 146674
JAKARTA, KOMPAS.com – Pertanyaan mengenai THR ASN kapan cair terus bergulir. Hingga kini, pemerintah belum mengumumkan tanggal resmi pencairan THR 2026 bagi aparatur sipil negara (ASN), prajurit TNI, maupun anggota Polri.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan, proses pencairan THR ASN, termasuk THR TNI Polri, masih dalam tahap penyusunan Peraturan Pemerintah (PP).
“Itu (aturan) sedang diproses, bentar lagi keluar. Tapi bukan kami yang mengumumkan, nanti Presiden yang mengumumkan,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Februari 2026 di Jakarta, Senin (23/2/2026).
Ia menegaskan, dana untuk pembayaran THR sudah tersedia. Namun, pengumuman resmi mengenai THR 2026 cair kapan akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Kan sedang diproses. Nanti begitu Presiden pulang mungkin dia akan umumkan. Tapi dananya sudah siap,” ujar dia.
Apakah THR ASN cair pekan ini?
Sebelumnya, Purbaya sempat menyebut pencairan THR ASN 2026 kapan ditargetkan pada pekan pertama Ramadhan.
“(Pencairan THR) minggu pertama puasa,” kata dia di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2026).
Namun saat ditanya apakah THR akan cair pekan ini, ia menjawab singkat, “Terserah Presiden.”
Ia tidak merinci tanggal pasti pencairan, selain memastikan penyaluran akan dilakukan dalam waktu dekat. “Bentar lagi,” kata Purbaya.
KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kepada awak media usai Konferensi Pers APBN KiTa edisi Februari 2026, Jakarta, Senin (23/2/2026).Secara historis, THR ASN biasanya cair sekitar 10–14 hari sebelum Idulfitri. Lebaran 2026 diperkirakan jatuh pada 21–22 Maret 2026, meski kepastian tanggal masih menunggu sidang isbat Kementerian Agama.
Jika mengikuti pola sebelumnya, pencairan umumnya berlangsung pada pertengahan Maret. Namun tahun ini pemerintah menargetkan penyaluran lebih cepat, yakni pada awal Ramadhan.
Anggaran THR ASN Rp 55 triliun
Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp 55 triliun untuk pembayaran THR ASN, THR TNI Polri, dan pensiunan pada 2026. Anggaran tersebut meningkat dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp 49,9 triliun.
“Mencairkan THR bagi ASN, TNI/Polri dan pensiunan dengan nilai total mencapai Rp 55 triliun,” ujar Purbaya dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta.
Dana itu dialokasikan bagi ASN, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), prajurit TNI dan Polri, hakim, serta pensiunan. Target penerima diperkirakan mencapai 10,5 juta orang. Pada 2025, pemerintah menyalurkan THR kepada sekitar 9,4 juta aparatur negara.
Belanja THR termasuk dalam proyeksi belanja pemerintah triwulan I 2026 yang mencapai Rp 809 triliun.
Selain THR, pemerintah juga mengalokasikan percepatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp 62 triliun, rehabilitasi dan rekonstruksi bencana Sumatera Rp 6 triliun, serta paket stimulus Rp 13 triliun.
Purbaya menegaskan, belanja negara pada awal tahun dijalankan tepat waktu untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi agar tetap berlanjut dari 2025 ke 2026.
Besaran THR ASN 2026
Sebagai informasi saja, pada tahun lalu, komponen THR ASN diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2025. Besaran THR meliputi:
- Gaji pokok
- Tunjangan melekat
- Tunjangan kinerja (tukin) hingga 100 persen bagi ASN pusat, prajurit TNI dan Polri, serta hakim
Untuk ASN daerah, besaran THR disesuaikan dengan kemampuan fiskal masing-masing daerah. Sementara itu, pensiunan menerima THR sebesar uang pensiun bulanan.
Guru dan dosen yang tidak menerima tukin memperoleh tunjangan profesi setara satu bulan gaji. Adapun calon ASN (CPNS) menerima THR sebesar 80 persen dari gaji pokok sesuai ketentuan.
Mengacu Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2024, gaji pokok ASN pada 2026 berkisar antara Rp 1,6 juta hingga Rp 6,3 juta per bulan, tergantung golongan dan masa kerja.
Golongan I:
- IA: Rp 1.685.700–Rp 2.522.600
- IB: Rp 1.840.800–Rp 2.670.000
- IC: Rp 1.918.700–Rp 2.783.700
- ID: Rp 1.999.900–Rp 2.901.400
Golongan II:
- IIA: Rp 2.184.000–Rp 3.643.400
- IIB: Rp 2.385.000–Rp 3.797.500
- IIC: Rp 2.485.900–Rp 3.958.200
- IID: Rp 2.591.100–Rp 4.125.600
Golongan III:
- IIIA: Rp 2.785.700–Rp 4.575.200
- IIIB: Rp 2.903.600–Rp 4.768.800
- IIIC: Rp 3.026.400–Rp 4.970.500
- IIID: Rp 3.154.400–Rp 5.180.700
Golongan IV:
- IVA: Rp 3.287.800–Rp 5.399.900
- IVB: Rp 3.426.900–Rp 5.628.300
- IVC: Rp 3.571.900–Rp 5.866.400
- IVD: Rp 3.723.000–Rp 6.114.500
- IVE: Rp 3.880.400–Rp 6.373.200
#thr-asn #thr-asn-2026-kapan-cair #thr-2026-kapan-cair #thr-2026-cair-kapan #kapan-thr-asn-2026-cair #thr-tni-polri