Bobby Nasution Akui Zero Pengungsi Bencana saat Ramadan Belum Tercapai
Gubernur Sumut, Bobby Nasution, mengakui target zero pengungsi bencana saat Ramadan 1447 H di Sumut gagal tercapai akibat banjir berulang di Tapteng.
(Bisnis.Com) 19/02/26 20:01 141308
Bisnis.com, MEDAN - Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengakui target pemerintah agar korban bencana Sumut tidak menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah di barak pengungsian tidak tercapai.
Hal itu lantaran sejumlah wilayah seperti halnya Kabupaten Tapanuli Tengah kembali dilanda banjir pasca banjir besar pertama pada akhir November 2025.
"Kami sebelumnya menargetkan agar saat Ramadan dan Idulfitri tahun ini bisa zero (nol) pengungsi. Namun, ternyata bencana kembali terjadi dan menambah dampak yang harus ditangani," ujar Bobby Nasution di sela kunjungannya ke lokasi terdampak bencana Kecamatan Tukka Tapteng, Rabu (18/2/2026).
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sejak bencana pertama pada November 2025, Tapteng telah berulang kali dilanda banjir akibat curah hujan tinggi.
Di bulan Februari 2026, tercatat ada dua kejadian banjir di Tapteng yakni pada tanggal 11 dan 16 Februari. Rumah-rumah warga yang belum sepenuhnya bersih, serta trauma yang belum hilang pascabanjir besar akhir November lalu datang kembali. Sejumlah infrastruktur seperti jalan dan jembatan juga dilaporkan kembali rusak, membuat upaya pemulihan terhambat.
"Kalau kemarin tidak terjadi dua kali kejadian [banjir], InsyaAllah target zero pengungsi bisa berhasil. Tapi, kita bersama tahu ada dua kali kejadian lagi," kata Bobby.
Merespon kondisi tersebut, Gubernur Sumut dan jajaran meninjau langsung kondisi wilayah terdampak bencana banjir bertubi-tubi di Tapteng pada Rabu (18/2/2026).
Bobby menemui warga korban bencana di Kecamatan Badiri Tapteng dan melihat proses evakuasi serta pembersihan lokasi terdampak banjir. Dia juga melihat langsung kondisi permukiman yang mengalami kerusakan berat bahkan bergeser sebagian akibat luapan air Sungai Lopian dari hulu.
Tak melewatkan kesempatan, masyarakat korban bencana langsung menyampaikan keluh kesah kepada Gubernur Sumut lantaran mereka kehilangan tempat tinggal.
Kepada para korban yang sebagian besar masih mengungsi Bobby menyampaikan pihaknya telah meninjau dan mendata rumah-rumah warga yang rusak.
"Karena ada kategori kerusakannya, ringan, sedang atau berat. Untuk beberapa titik yang terdampak, sudah kami tinjau,” ujarnya.
Menantu Presiden ke-7 RI Joko Widodo ini juga meyakinkan warga terkait bantuan yang akan diberikan pemerintah bagi korban bencana, baik dari pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten, termasuk penanganan infrastruktur serta penyediaan hunian tetap (huntap).
Dia meminta pemerintah dari tingkat dusun hingga kabupaten untuk segera menyiapkan data faktual warga terdampak untuk mempercepat penanganan.
“Kita minta supaya data masyarakat yang terdampak bencana, segera bisa kami terima dari kabupaten. Begitu juga proses penanganan bencana, sudah ada skema Rencana Rekonstruksi, Rehabilitasi Pascabencana (R3P),” tegasnya.
Adapun untuk menghibur para korban, Bobby memutuskan untuk menjalankan salat Tarawih pertama Ramadan 1447 Hijriah bersama masyarakat di Tapteng, tepatnya di Masjid Al-Huda Kecamatan Tukka.
"Kita tahu masyarakat di sini sudah berulang kali merasakan bencana dalam waktu berdekatan. Kami di sini di momen awal Ramadan bersama masyarakat agar masyarakat semakin tenang dan nyaman menjalankan ibadahnya," tandasnya.
#bobby-nasution #zero-pengungsi #bencana-sumut #ramadan-1447-hijriah #banjir-tapanuli-tengah #curah-hujan-tinggi #infrastruktur-rusak #evakuasi-korban-bencana #rumah-warga-rusak #bantuan-pemerintah #hu