IHSG Diproyeksi Uji Support 7.854, Cek Saham ADMR, TINS, PGAS
IHSG diproyeksikan bergerak terbatas pada 3 Februari 2026, dengan investor menanti solusi isu investabilitas pasar Indonesia. Fundamental ekonomi tetap solid.
(Bisnis.Com) 03/02/26 08:37 123528
Bisnis.com, JAKARTA — Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak terbatas pada hari ini, Selasa (3/2/2026), seiring dengan sikap investor yang mencermati dinamika global dan perkembangan isu investabilitas pasar Indonesia.
Tim riset Sinarmas Sekuritas mengatakan sentimen positif dari pasar global belum sepenuhnya mampu meredam tekanan di pasar saham domestik. Pasar saham domestik dinilai masih berada dalam fase konsolidasi.
"Untuk perdagangan Selasa [3/2], IHSG diperkirakan berpeluang menguji area support 7.854 hingga 7.791. Sementara itu, area resistance terdekat berada pada rentang 8.187–8.313," tulis riset tersebut, Selasa (3/2/2026).
Dari sisi makro domestik, pelaku pasar masih mencermati langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang telah bertemu dengan MSCI.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai solusi diajukan untuk menjawab isu investabilitas pasar modal Indonesia, yang selama ini menjadi perhatian investor global.
Meski demikian, di tengah sentimen pasar yang berfluktuasi, fundamental ekonomi Indonesia tetap solid dengan catatan surplus neraca perdagangan sebesar US$41,05 miliar sepanjang 2025.
Sementara itu, sentimen global berasal dari indikator ekonomi Amerika Serikat yang menunjukkan sinyal pemulihan. PMI Manufaktur AS tercatat naik ke level 52,6 pada Januari 2026 dari 47,9 pada Desember, sekaligus melampaui ekspektasi pasar dan menandakan kembalinya aktivitas manufaktur ke zona ekspansif.
Di tengah volatilitas pasar, tim riset Sinarmas Sekuritas menilai peluang tetap terbuka pada saham-saham tertentu dengan pendekatan selektif.
Saham PT Elnusa Tbk. (ELSA) direkomendasikan untuk speculative buy dengan target harga Rp695–Rp715, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) direkomendasikan speculative buy, seiring peluang teknikal jangka pendek dengan target harga Rp2.240 -Rp2.310.
Sementara itu rekomendasi buy on weakness dapat dilakukan untuk saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) dengan target harga Rp1.950-Rp2.170, PT Timah Tbk. (TINS) dengan target harga Rp3.140 - Rp3.250 dan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS) dengan target harga Rp1.700 - Rp1.790.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
#ihsg #ihsg-hari-ini #ihsg-bergerak-terbatas #investabilitas-pasar-indonesia #pasar-saham-domestik #sentimen-pasar-global #otoritas-jasa-keuangan #bursa-efek-indonesia #kustodian-sentral-efek-indonesia