Harga Tembaga Nyaris US$13.000 per ton, Kejar Reli Komoditas Logam Lain
Harga tembaga mendekati $13.000 per ton, didorong pelemahan dolar dan rotasi investor. Logam lain seperti timah dan nikel juga naik.
(Bisnis.Com) 23/01/26 13:00 112009
Bisnis.com, JAKARTA — Harga tembaga naik mendekati US$13.000 per ton, Jumat (23/1/2026), meningkat bersama logam lainnya karena pelemahan dolar dan rotasi investor yang masif dari mata uang dan obligasi pemerintah.
Melansir Bloomberg, harga tembaga naik 1,1% menjadi US$12.890,50 per ton di London Metal Exchange (LME) pada pukul 11:27 pagi waktu Shanghai. Timah melonjak 3,5%, nikel naik 2,6%, dan seng naik 1,6%. Adapun, bijih besi naik 1% menjadi US$104,65 per ton di Singapura.
Perubahan tatanan geopolitik oleh Presiden Donald Trump dan serangan baru terhadap Federal Reserve memicu pelarian ke aset yang aman. Meskipun biasanya hanya menguntungkan emas dan perak, dampaknya baru-baru ini meluas ke logam dasar.
Hal itu menambah dorongan lebih lanjut pada tembaga, yang telah mengalami reli sejak pertengahan tahun lalu karena produksi tambang yang lambat, permintaan yang meningkat pesat dari elektrifikasi, dan lonjakan pengiriman ke AS menjelang kemungkinan tarif. Logam industri ini kini telah naik 15% sejak akhir November.
Sementara harga tembaga acuan naik, selisih harga antar kontrak yang berbeda terus melebar di LME karena pengiriman ke gudang di AS dan Asia membantu mengurangi tekanan pada pembeli setelah tekanan tajam awal pekan ini.
Harga tembaga spot diperdagangkan dengan diskon US$82,84 per ton terhadap harga acuan tiga bulan LME pada Kamis (22/1/2026) dalam struktur pasar yang dikenal sebagai contango, menunjukkan kondisi pasokan yang membaik.
Itu merupakan perubahan tajam dari Selasa (20/1/2026), ketika harganya lebih dari $100 dalam kondisi backwardation, pola pasar yang berlawanan.
Menurut beberapa pedagang, arus masuk ke gudang-gudang di Asia sebagian didorong oleh pengiriman dari pabrik peleburan China yang dipesan sebelumnya ketika perdagangan arbitrase menguntungkan.
Pabrik peleburan China telah meningkatkan ekspor melalui pengiriman ke gudang-gudang LME tahun ini setelah kenaikan harga acuan melampaui tingkat domestik, karena perlambatan di sektor properti menyeret turun konsumsi domestik.
Lebih banyak pengiriman diperkirakan akan terjadi dalam beberapa minggu mendatang, meskipun jendela arbitrase saat ini tertutup.
#tembaga #harga-tembaga #logam #logam-dasar #harga-logam #tembaga-per-ton #harga-tembaga-naik #logam-industri #harga-tembaga-acuan #harga-tembaga-spot #pasar-tembaga #produksi-tambang #permintaan-elekt