Emiten Mobil Listrik Grup Bakrie (VKTR) Siapkan Capex Rp100 Miliar untuk 2026
Emiten Grup Bakrie (VKTR) menganggarkan capex sebesar Rp100 miliar pada 2026 untuk investasi fasilitas assembly di Magelang dan pengembangan produk.
(Bisnis.Com) 05/12/25 17:15 62462
Bisnis.com, JAKARTA — Emiten kendaraan listrik besutan Grup Bakrie PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR) menganggarkan dana belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp100 miliar pada 2026.
Direktur VKTR Achmad Amri Aswono Putro mengatakan dana capex Rp100 miliar VKTR akan dimanfaatkan untuk sejumlah pengembangan bisnis dan penetrasi pasar. Sebanyak 20% dari dana capex misalnya akan dimanfaatkan untuk pembelian prototipe dan pengembangan produk.
“Sisanya akan dimanfaatkan untuk bisnis after sales maintenance. Jadi, kami tidak hanya menjual produk [kendaraan listrik], tapi mengembangkan bisnis after sales. Investasi di situ [after sales] lumayan besar, karena ada investasi di area penyimpanan spare part, perbaikan dan lainnya,” kata Amri dalam public expose pada Jumat (5/12/2025).
Adapun, pada 2025, VKTR pun menganggarkan capex sebesar Rp100 miliar. Sampai saat ini, serapan capex mencapai 80%-90%. Capex di 2025 dimanfaatkan untuk investasi pembelian fasilitas assembly di Magelang. Sisanya kebutuhan pengembangan produk dan prototipe.
Amri menjelaskan bahwa pada 2025 VKTR memasuki fase pertumbuhan penjualan yang lebih kuat, utamanya didorong oleh kenaikan volume penjualan kendaraan listrik. Segmen manufaktur suku cadang juga tetap stabil dan terus menjadi fondasi arus kas yang solid.
Sementara, pada 2026 pendapatan segmen kendaraan listrik diproyeksikan memberikan kontribusi yang lebih signifikan, didukung oleh penyelesaian proyek TransJakarta yang tersisa 30 unit di awal tahun.
Dengan begitu, perseroan memproyeksikan proyek tersebut menciptakan portofolio pendapatan yang lebih seimbang. Bisnis manufaktur suku cadang juga diproyeksikan tetap stabil, memberikan kontribusi pendapatan yang konsisten dan menjaga ketahanan arus kas perusahaan.
“Tentunya, pada 2026 kami mengharapkan dapat mencapai pendapatan dan laba yang lebih besar daripada tahun ini,” ujar Amri.
Meski begitu, Amri menjelaskan VKTR menghadapi sejumlah tantangan pada 2026 di antaranya adopsi kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia yang masih dalam early stage, ketergantungan pada mitra strategis, hingga ketidakpastian kebijakan subsidi bahan bakar sebagai risiko sekaligus peluang dua arah.
Menilik kinerja keuangannya, VKTR telah meraup total pendapatan bersih sebesar Rp716,9 miliar pada 9 bulan 2025, atau naik sebesar 11% (year-on-year/YoY) dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp645,8 miliar.
Kendati demikian, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk VKTR turun 89% YoY menjadi Rp1,17 miliar per kuartal III/2025, dari Rp10,55 miliar pada periode tahun lalu.
_______
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
#emiten-mobil-listrik #vktr-capex-2026 #grup-bakrie-vktr #kendaraan-listrik-vktr #vktr-teknologi-mobilitas #capex-rp100-miliar #pengembangan-bisnis-vktr #after-sales-vktr #penjualan-kendaraan-listrik #n-a