Pengiriman Barang Diprediksi Naik 30% Nataru 2025, Banyak Hamper

Pengiriman Barang Diprediksi Naik 30% Nataru 2025, Banyak Hamper

Volume pengiriman barang diprediksi naik 30% saat Nataru 2025 karena belanja online dan hampers. Asperindo dan J&T Express siap atasi lonjakan dengan strategi operasional.

(Bisnis.Com) 25/11/25 16:54 49898

Bisnis.com, JAKARTA — Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) memperkirakan volume barang kiriman akan melonjak hingga 30% saat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Ketua Umum DPP Asperindo Budiyanto Darmastono melihat secara tren pengiriman barang pada akhir tahun, volume barang berpotensi naik antara 20%—30% secara month to month (MtM) atau dibandingkan November 2025.

“Hal ini karena adanya peningkatan belanja online dan kiriman hampers dari korporasi,” ujarnya kepada Bisnis, dikutip pada Selasa (25/11/2025).

Sejalan dengan momen belanja online, Budi mengimbau masyarakat dan korporasi agar dapat mengirim barang dari jauh-jauh hari dan tidak mepet dengan Nataru.

Hal tersebut juga untuk menghindari adanya keterlambatan pengiriman barang, maupun penumpukan barang di gudang pada akhir tahun ini.

Meski demikian, Budi yang juga menduduki posisi sebagai Direktur Utama SAPX Express tersebut turut memastikan pengiriman akan berjalan dengan baik.

Untuk menghindari penumpukan, dapat dilakukan pengiriman melalui udara menggunakan pesawat charter, sementara untuk area Jawa dan Sumatra akan dijangkau dengan angkutan darat.

Sementara itu, Key Account Manager J&T Express Iwan Senjaya memandang tren belanja ini juga dipicu oleh berbagai promosi besar dari pelaku usaha dan e-commerce serta lonjakan kebutuhan belanja masyarakat pada kedua periode tersebut.

Berdasarkan data internal J&T, selama beberapa tahun terakhir, kuartal IV cenderung mencatatkan volume pengiriman tertinggi sepanjang tahun. Melihat pola tersebut, Iwan memproyeksikan bahwa volume pengiriman pada kuartal IV tahun ini juga akan tumbuh dan melampaui capaian kuartal sebelumnya.

Untuk mengatasi lonjakan pengiriman di akhir tahun, Iwan menuturkan bahwa perusahaan akan mengambil langkah strategi operasional dengan memetakan lonjakan volume per kota dan jalur pengiriman.

Selain itu, J&T juga akan meningkatkan kapasitas operasional dengan merekrut seasonal worker, menambah shift malam, dan mengoptimalkan mesin sortir di gateway dan pusat sortir, agar paket dapat tetap dikirim tepat waktu sesuai Service Level Agreement (SLA).

Pihaknya juga akan menambah frekuensi linehaul (pengiriman antar kota/provinsi) menggunakan moda transportasi truk hingga pesawat, sambil menjaga perawatan kendaraan agar pengiriman tetap lancar dan menghindari penumpukan paket.

“Kami memastikan alur operasional berjalan stabil, kapasitas kami tetap terjaga, dan paket pelanggan dapat diproses dengan sesuai dengan SLA meskipun menghadapi periode dengan volume pengiriman yang tinggi,” ungkapnya.

Berkaca dari periode musim puncak 11.11 yang lalu, J&T Express mencatat pada 11 November 2025, volume pengiriman meningkat hingga 40% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, pada periode menjelang puncak kampanye 11.11, pengiriman mengalami peningkatan hingga 70% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

#pengiriman-barang #nataru-2025 #volume-pengiriman #belanja-online #keterlambatan-pengiriman #penumpukan-barang #pesawat-charter #angkutan-darat #promosi-e-commerce #kuartal-iv #strategi-operasional #s

https://ekonomi.bisnis.com/read/20251125/98/1931517/pengiriman-barang-diprediksi-naik-30-nataru-2025-banyak-hamper