Sumut Bidik Perluasan Jejaring Geopark Internasional di Geofest ke-7 di Danau Toba

Sumut Bidik Perluasan Jejaring Geopark Internasional di Geofest ke-7 di Danau Toba

Sumut targetkan perluasan jejaring geopark internasional di Geofest ke-7 di Danau Toba, Juli 2026, untuk tingkatkan kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

(Bisnis.Com) 24/06/26 16:21 258668

Bisnis.com, MEDAN – Sumatra Utara menargetkan penguatan jejaring dan perluasan kerja sama antar negara khususnya yang memiliki situs geologi (geopark)dalam event wisata Geotourism Festival (Geofest) ke-7 tahun 2026 yang digelar di Danau Toba pada Juli mendatang.

General Manager Toba Caldera UNESCO Global Geopark Azizul Kholis mengatakan ajang internasional ini merupakan momentum bagi Toba Caldera UNESCO Global Geopark (UGGp) untuk memperkuat jejaring dengan berbagai geopark dari sejumlah negara. Ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan kunjungan wisata serta meningkatkan posisi Kaldera Toba dalam jaringan geopark dunia.

“Melalui kolaborasi ini, Kaldera Toba berpeluang masuk ke dalam paket perjalanan geopark kawasan Asia Pasifik,” ujar Azizul, Rabu (24/6/2026).

Sebagai badan yang ditunjuk mengelola Kaldera Toba, Azizul menyebut pihaknya telah merencanakan penguatan kerja sama dengan sejumlah geopark seperti Geopark Lenggongdi Malaysia, geopark di Thailand, serta Filipina.

Kerja sama itu akan dicanangkan saat penyelenggaraan Geofest ke-7 yang digelar mulai tanggal 1-5 Juli 2026.

Geofest ke-7 di Kawasan Danau Toba tahun ini rencananya dihelat di tiga kabupaten yakni Simalungun, Samosir, dan Karo.

Azizul menyebut berbagai agenda telah disiapkan mulai dari penandatanganan kerja sama antar Geopark yang masuk dalam jaringan global di bawah UNESCO, seminar penguatan tata kelola geopark, hingga forum ilmiah internasional.

Azizul juga mengumumkan akan ada peresmian 40 geosite baru di wilayah Sumatra Utara dalam perhelatan tersebut yang diharapkan semakin memperkaya pilihan destinasi bagi wisatawan, sekaligus memperpanjang lama kunjungan mereka di kawasan Danau Toba.

“Kita akan tambah Geosite Kaldera Toba sebanyak 40 situs. Jadi, pengunjung punya pilihan yang lebih banyak dan juga akan menambah waktu kunjungan,” ujarnya.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Sumut Adryanta Putra Ginting mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Geofest ke-7 yang tahun ini digelar di Danau Toba.

Adryanta menilai kegiatan berskala internasional ini berpotensi besar memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian masyarakat lokal.

“Kami akan berikan dukungan penuh terhadap event ini, apalagi ini skalanya sudah internasional. Mudah-mudahan akan mendorong perekonomian lokal, peningkatan jumlah kunjungan dan juga popularitas Danau Toba di dunia,” kata Adryanta.

#geopark-internasional #danau-toba #geofest-2026 #toba-caldera #unesco-global-geopark #jejaring-geopark #geotourism-festival #kaldera-toba #geopark-asia-pasifik #geopark-malaysia #geopark-thailand #geo

https://sumatra.bisnis.com/read/20260624/533/1983020/sumut-bidik-perluasan-jejaring-geopark-internasional-di-geofest-ke-7-di-danau-toba